2 Pemain Liverpool Ini Disebut Tak Akan Main Lagi

Author Image

Mais Nurdin

5 September 2026, 16:29 WIB

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, melontarkan pernyataan mengejutkan terkait masa depan dua pemain The Reds, Federico Chiesa dan Wataru Endo. Menurut Carragher, kedua pemain tersebut kemungkinan besar tidak akan pernah lagi mendapatkan kesempatan untuk menendang bola atau bermain dalam pertandingan kompetitif bersama skuad utama Liverpool di bawah asuhan manajer Arne Slot. Pernyataan ini memicu spekulasi hangat mengenai masa depan karier kedua pemain di Anfield menjelang bursa transfer mendatang.

Situasi Sulit Federico Chiesa di Anfield

Federico Chiesa didatangkan dari Juventus pada bursa transfer musim panas lalu dengan harapan mampu menambah daya gedor di lini serang Liverpool. Pemain sayap asal Italia ini dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan individu yang luar biasa saat berada dalam kondisi prima. Namun, kepindahannya ke Merseyside sejauh ini belum membuahkan hasil yang diharapkan karena masalah kebugaran yang terus menghantuinya sejak pertama kali menginjakkan kaki di Inggris.

Carragher menilai bahwa gaya permainan dengan intensitas tinggi yang diterapkan oleh Arne Slot membutuhkan kesiapan fisik yang sangat prima. Chiesa, yang kerap berjuang melawan cedera kambuhan sejak memperkuat Juventus, dinilai kesulitan beradaptasi dengan ritme permainan cepat di Liga Inggris. Akibatnya, ia lebih sering menghabiskan waktu di ruang perawatan ketimbang di lapangan hijau, membuat posisinya semakin terpinggirkan oleh kehadiran penyerang lain seperti Mohamed Salah, Luis Diaz, dan Cody Gakpo yang tampil konsisten.

Wataru Endo dan Perubahan Taktik Arne Slot

Kondisi yang tidak jauh berbeda juga dialami oleh gelandang asal Jepang, Wataru Endo. Didatangkan pada era Jurgen Klopp sebagai solusi jangka pendek untuk mengisi kekosongan di lini tengah, Endo sebenarnya sempat tampil impresif pada musim lalu dengan etos kerja dan determinasi tingginya. Namun, pergantian kursi kepelatihan dari Klopp ke Arne Slot tampaknya menjadi titik balik yang kurang menguntungkan bagi kapten tim nasional Jepang tersebut.

Arne Slot membawa filosofi permainan yang berbeda, di mana ia lebih menyukai gelandang bertahan yang memiliki kemampuan distribusi bola yang sangat baik dan tenang di bawah tekanan, seperti yang ditunjukkan oleh Ryan Gravenberch musim ini. Karakteristik permainan Endo yang lebih cenderung sebagai perusak permainan lawan dinilai kurang cocok dengan skema penguasaan bola dinamis yang diinginkan Slot. Hal ini membuat menit bermain Endo terpangkas secara drastis, dan ia kini hanya menjadi pilihan kesekian di bangku cadangan.

Dampak dan Prospek Transfer Mendatang

Analisis dari Jamie Carragher ini tentu bukan tanpa alasan yang kuat. Liverpool saat ini tengah memimpin persaingan di papan atas Liga Inggris dan tampil perkasa di kompetisi Eropa. Keberhasilan taktik Arne Slot membuat sang manajer tidak memiliki alasan kuat untuk mengubah komposisi pemain yang sudah terbukti solid. Bagi Chiesa dan Endo, situasi ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka harus segera mencari jalan keluar demi menyelamatkan karier sepak bola mereka.

Menjelang dibukanya bursa transfer Januari, rumor mengenai kepergian kedua pemain ini mulai berembus kencang. Beberapa klub di Serie A Italia dikabarkan tertarik untuk menampung kembali Federico Chiesa, baik dengan status pinjaman maupun transfer permanen. Sementara itu, Wataru Endo juga tidak sepi peminat, dengan beberapa klub dari Bundesliga Jerman dan tim papan tengah Liga Inggris dilaporkan siap menampung jasanya guna memperkuat lini tengah mereka pada paruh kedua musim.

Pada akhirnya, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen Liverpool dan Arne Slot. Namun, jika melihat dinamika skuad yang ada saat ini, pandangan skeptis Jamie Carragher bisa jadi merupakan kenyataan pahit yang harus dihadapi oleh Federico Chiesa dan Wataru Endo di Anfield.

Related Post