AC Milan Percepat Penyesuaian Skuad Menjelang Bursa Transfer Tutup

Author Image

Amelia Herawati

14 Agustus 2026, 14:05 WIB

AC Milan menghadapi tekanan waktu yang kian mendesak menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026 setelah evaluasi panjang pelatih Ruben Amorim berimbas pada pergerakan klub yang melambat, dilansir dari Bola.

Pada 10 Juli, Milan merekrut Mario Gila dari Lazio sebagai rekrutan kedua setelah Goncalo Ramos dari PSG dengan total pengeluaran mencapai sekitar €100 juta atau Rp2,06 triliun. Namun, aktivitas klub menjadi lambat akibat evaluasi mendalam Amorim terhadap skuad.

Amorim diberi ruang untuk menyesuaikan tim dengan filosofi taktiknya 3-4-2-1, berbeda dengan pendekatan sebelumnya 3-5-2 milik Massimiliano Allegri. Ia menguji banyak pemain, termasuk Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, David Odogu, Christopher Nkunku, Filippo Terracciano, Santiago Gimenez, dan Pervis Estupinan untuk menentukan siapa yang masuk daftar jual.

Hasil uji coba melawan Celtic, Inter Milan, dan Chelsea mulai memberikan gambaran komposisi tim, tapi kejelasan baru muncul saat waktu penjualan dan pembelian semakin mepet.

Milan hanya memiliki satu laga pramusim tersisa melawan Manchester United di Polandia pada Sabtu, setelah itu fokus Amorim akan beralih untuk merampungkan skuad utama menghadapi musim baru.

Penjualan pemain dalam jumlah besar menjadi tantangan di tahap akhir bursa, terutama karena publik sudah mengetahui status pemain yang tidak masuk rencana klub. Milan kemungkinan harus mempertimbangkan peminjaman dengan opsi pembelian yang tidak pasti karena waktu yang terbatas.

Kasus Pervis Estupinan menjadi contoh akibat keputusan yang terlambat, di mana tawaran dari Aston Villa sempat ditolak sebelum bek Ekuador itu dimasukkan ke daftar jual.

Sementara itu, kondisi Christopher Nkunku berubah cepat setelah evaluasi; sebelumnya dianggap cocok dengan sistem pressing tinggi, kini ia tidak lagi masuk rencana klub.

Masa depan Rafael Leao juga masih belum jelas karena kecocokan taktik dengan sistem Amorim dinilai rumit dan perlu keputusan khusus.

Dari sisi kebutuhan skuad, Milan masih memerlukan bek tengah, wing-back, gelandang serang, dan kemungkinan gelandang tengah baru untuk menghadapi kompetisi musim depan.

Dengan waktu kurang dari tiga pekan, klub harus menyelesaikan penjualan dan merekrut pemain yang sesuai kebutuhan Amorim, di tengah tekanan kalender yang menyempitkan ruang gerak klub setiap hari.

Proses evaluasi memang memberi kesempatan bagi Amorim memahami skuad sebelum mengambil keputusan besar, namun hal ini mengorbankan waktu dan berisiko memulai musim dengan skuad yang belum optimal.

Related Post