Cucurella Rayu Rodri Gabung Real Madrid, Tapi Ditolak

Author Image

Mais Nurdin

24 September 2026, 23:30 WIB

Bek kiri Chelsea dan tim nasional Spanyol, Marc Cucurella, baru-baru ini mengungkapkan sebuah fakta menarik mengenai upayanya membujuk rekan setimnya, Rodri, untuk pindah ke Real Madrid. Meskipun Cucurella telah berusaha keras meyakinkan sang gelandang Manchester City tersebut, upayanya tampaknya menemui jalan buntu karena preferensi pribadi sang pemain.

Upaya Persuasi Marc Cucurella di Tim Nasional

Dalam sebuah wawancara terbaru, Marc Cucurella mengakui bahwa dirinya sering melontarkan candaan sekaligus ajakan serius kepada Rodri saat mereka sedang bertugas membela tim nasional Spanyol. Cucurella melihat bahwa Rodri adalah sosok yang sangat dibutuhkan oleh klub-klub besar Spanyol, terutama Real Madrid yang baru saja kehilangan sosok jenderal lapangan tengah mereka, Toni Kroos, yang memutuskan untuk gantung sepatu setelah Euro 2024.

Cucurella menceritakan bagaimana ia terus-menerus mengingatkan Rodri tentang betapa indahnya cuaca di Madrid dan betapa besarnya pengaruh Real Madrid di kancah sepak bola dunia. Sebagai pemain yang juga berasal dari Spanyol, Cucurella memahami bahwa daya tarik bermain di tanah kelahiran selalu menjadi pertimbangan besar bagi para pemain yang merantau ke luar negeri, termasuk Rodri yang sudah cukup lama berkarier di Liga Inggris bersama Manchester City.

Namun, tanggapan yang diterima Cucurella justru mengejutkan. Alih-alih tertarik dengan prospek bergabung dengan Los Blancos, Rodri justru memberikan isyarat bahwa jika ia harus kembali ke Spanyol, tujuannya bukanlah Santiago Bernabeu. Gelandang bertahan terbaik dunia versi Ballon d’Or 2024 tersebut dikabarkan lebih memilih untuk memperkuat rival abadi Madrid, yaitu Barcelona, seandainya ia memutuskan untuk meninggalkan Etihad Stadium di masa depan.

Kebutuhan Real Madrid akan Sosok Gelandang Pengatur

Ketertarikan Real Madrid terhadap pemain sekaliber Rodri bukanlah tanpa alasan. Sejak kepergian Toni Kroos, lini tengah Madrid dianggap kehilangan sosok “metronom” yang mampu mengatur tempo permainan dengan tenang. Meskipun Madrid memiliki pemain muda berbakat seperti Eduardo Camavinga dan Aurelien Tchouameni, karakter permainan mereka dianggap berbeda dengan Rodri yang memiliki kemampuan distribusi bola dan visi bermain yang sangat mirip dengan kebutuhan taktis Carlo Ancelotti.

Rodri dianggap sebagai kepingan puzzle yang sempurna untuk melengkapi skuad bertabur bintang Real Madrid. Dengan kemampuan bertahan yang solid serta akurasi umpan yang luar biasa, ia bisa menjadi jembatan antara lini belakang dan lini serang yang dihuni oleh Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Namun, penolakan secara halus yang disampaikan melalui Cucurella ini menunjukkan bahwa loyalitas atau kecenderungan gaya bermain Rodri mungkin lebih condong ke arah filosofi permainan yang diusung oleh Barcelona.

Di sisi lain, Barcelona sendiri memang sedang mencari sosok suksesor jangka panjang untuk Sergio Busquets. Meskipun mereka telah mendatangkan beberapa pemain, belum ada yang benar-benar mampu menyamai standar yang ditetapkan oleh Busquets di posisi pivot. Rodri, yang tumbuh besar dengan melihat gaya main tiki-taka Spanyol, dipandang sebagai kandidat paling ideal untuk mengisi peran tersebut di bawah asuhan pelatih mana pun di Camp Nou.

Masa Depan Rodri di Manchester City

Saat ini, Rodri masih terikat kontrak jangka panjang dengan Manchester City dan menjadi pilar yang nyaris tak tergantikan di bawah asuhan Pep Guardiola. Perannya dalam membawa City meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions dan dominasi di Liga Inggris, membuatnya menjadi aset yang sangat berharga. Manchester City tentu tidak akan membiarkan pemain kuncinya pergi dengan mudah, apalagi ke klub rival di Eropa.

Kondisi Rodri saat ini juga sedang dalam masa pemulihan cedera ACL yang cukup parah, yang memaksanya absen hingga akhir musim. Hal ini membuat spekulasi mengenai transfernya sedikit mereda di permukaan, namun di balik layar, klub-klub besar tetap memantau situasinya. Keinginan Rodri untuk lebih memilih Barcelona daripada Real Madrid tentu menjadi kabar baik bagi para penggemar Blaugrana, meskipun kondisi finansial klub Catalan tersebut mungkin akan menjadi hambatan besar untuk mewujudkan transfer ini.

Pada akhirnya, upaya Marc Cucurella untuk menjadi “agen dadakan” bagi Real Madrid gagal membuahkan hasil. Rodri tetap pada pendiriannya dan menunjukkan bahwa pilihan klub bukan hanya soal prestasi atau kemegahan, melainkan juga soal kecocokan hati dan filosofi bermain. Masa depan Rodri tetap akan menjadi salah satu topik paling hangat dalam bursa transfer mendatang, terutama ketika ia sudah kembali pulih dari cederanya dan siap merumput kembali.

Related Post