Erick Thohir Sambut Positif Klub Sepakbola Internasional Gelar Pramusim di Indonesia

Author Image

Dwi Hardiman

9 Agustus 2026, 07:05 WIB

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menyambut baik semakin banyak klub sepakbola internasional yang menjadikan Indonesia sebagai lokasi pertandingan pramusim sepanjang Agustus 2026, sebagai tanda positif pengakuan dunia terhadap industri olahraga nasional, dilansir dari Detik Sport.

Sepanjang Agustus, tiga laga pramusim klub besar dunia digelar di Indonesia, dimulai 1 Agustus antara Aston Villa melawan Indonesia All-Stars, disusul Chelsea menghadapi AC Milan pada 8 Agustus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dan pada 29 Agustus Brisbane Roar bertemu Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS).

Erick menilai kehadiran klub internasional ini memberi dampak luas, termasuk menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, serta pelaku UMKM, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri olahraga di Asia.

"Pemerintah menyambut baik dengan semakin banyaknya klub-klub sepak bola dunia yang memilih Indonesia sebagai tempat menjalani pramusim. Saya senang Aston Villa telah lebih dahulu menghadirkan pertandingan yang berlangsung sangat baik dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat," ujar Erick Thohir.

Lebih lanjut, Erick menyebut pertandingan Chelsea lawan AC Milan dan Brisbane Roar kontra Persija Jakarta menunjukkan Indonesia makin diperhitungkan sebagai tuan rumah event sepakbola internasional.

Erick menegaskan dukungan Kemenpora kepada promotor yang ingin menghadirkan pertandingan internasional sebagai bagian penguatan industri olahraga nasional.

"Kemenpora akan terus mendukung apabila ada promotor yang ingin menghadirkan pertandingan-pertandingan seperti ini. Pemerintah juga memberikan kebebasan ruang agar para promotor dapat menjalankan kreativitas dengan baik demi menyuguhkan pertandingan berkelas dan menghibur bagi masyarakat," kata Erick.

Menurut Erick, semakin banyak event internasional di Indonesia, semakin besar pula dampak ekonomi dan manfaat yang dirasakan oleh ekosistem olahraga nasional.

Erick juga mengapresiasi PSSI yang tetap memberikan ruang bagi pertandingan internasional antarklub, sambil fokus membangun prestasi Tim Nasional Indonesia.

"Saya juga mengapresiasi PSSI yang terus fokus membangun dan mempersiapkan Tim Nasional melalui berbagai agenda internasional. Di sisi lain, PSSI juga tidak membatasi inisiatif promotor untuk menghadirkan pertandingan-pertandingan antarklub internasional seperti ini," ujar Erick.

"Sinergi inilah yang penting, di mana pembinaan prestasi berjalan beriringan dengan pertumbuhan industri sepakbola Indonesia," pungkasnya.

Related Post