Jurusan Manajemen Paling Banyak Menyumbang Penganggur Sarjana di Indonesia

Author Image

Yanuar Wirawan

13 Agustus 2026, 22:35 WIB

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkapkan bahwa jurusan Manajemen merupakan penyumbang terbesar penganggur di kalangan sarjana S1 berdasarkan kajian Labor Market Brief Volume 7, Nomor 7, Juli 2026 yang berjudul "Ketika Akses Pendidikan Tinggi Bertambah, Apakah Pasar Kerja Siap?".

Kajian ini memanfaatkan data dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025 yang menunjukkan bahwa pengangguran sarjana juga berasal dari jurusan hukum, ekonomi, pendidikan, dan akuntansi. Jurusan-jurusan tersebut memiliki cakupan keilmuan luas serta jumlah lulusan yang besar di Indonesia.

Berdasarkan Statistik Pendidikan Tinggi 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Maret 2026, terdapat sebanyak 1.310 program studi Manajemen di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan tingginya jumlah mahasiswa jurusan tersebut.

Data mencatat sekitar 1.096.786 mahasiswa menempuh pendidikan di jurusan Manajemen pada 2025. Selain itu, Manajemen juga menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak, yakni mencapai 210.182 orang pada tahun yang sama.

Program studi lain yang juga menyumbang penganggur sarjana terbanyak memiliki jumlah mahasiswa baru yang besar, seperti pendidikan guru sekolah dasar, ilmu hukum, dan akuntansi. Data Statistik Pendidikan Tinggi 2025 menunjukkan bahwa rumpun ilmu pendidikan, sosial, ekonomi, teknik, dan kesehatan menjadi favorit mahasiswa, yang sejalan dengan jumlah program studi yang tersedia lebih banyak dibandingkan rumpun ilmu lain.

Top 10 Program Studi dengan Mahasiswa Baru Terbanyak Tahun 2025
No Program Studi Jumlah Mahasiswa Baru
1 Manajemen 210.182
2 Pendidikan guru sekolah dasar 102.244
3 Ilmu hukum 86.937
4 Akuntansi 75.571
5 Pendidikan agama Islam 59.804
6 Ilmu komunikasi 55.390
7 Sistem informasi 48.335
8 Teknik informatika 46.035
9 Keperawatan 36.512
10 Pendidikan profesi guru 25.092

Sebaliknya, bidang ilmu MIPA, agama, humaniora, dan seni memiliki jumlah mahasiswa baru paling sedikit dan kapasitas program studi yang paling terbatas di Indonesia. Pola distribusi mahasiswa baru berdasarkan rumpun ilmu pada 2025 ini tidak berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu 2024.

Laporan LPEM FEB UI dan data resmi dari Kemdiktisaintek ini menggambarkan tantangan pasar kerja dalam menyerap lulusan dari jurusan dengan basis mahasiswa dan program studi yang sangat besar, seperti Manajemen. Data ini menjadi penting sebagai bahan evaluasi bagi pemangku kebijakan pendidikan dan pasar kerja di Indonesia.

Informasi ini dikutip dari Detikcom.

Related Post