Militer Israel Larang Turis Kunjungi Desa Kristen Taybeh di Tepi Barat

Author Image

Heru Habibie

13 Agustus 2026, 22:05 WIB

Militer Israel melarang turis dan peziarah mengunjungi desa Taybeh, yang mayoritas penduduknya Kristen di Tepi Barat, Palestina, sebagai langkah pencegahan serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina, dilansir dari Detik Travel.

Larangan ini hanya berlaku bagi warga Israel, sementara warga Palestina tetap boleh masuk. Desa Taybeh kini ditetapkan sebagai zona militer tertutup.

"Setelah menerima laporan pelanggaran terhadap perintah tersebut, tentara IDF dikirim ke area dan beroperasi untuk membubarkan kerumunan dan menahan pelaku guna melindungi warga di area tersebut dan menjaga ketertiban," ujar juru bicara pasukan militer Israel, dikutip Saudi Gazette, Senin (10/8).

Tepi Barat dan Yerusalem menjadi tempat tinggal sekitar 50.000 umat Kristen Palestina. Pemukim Israel sering menyerang warga Palestina di wilayah ini.

Pada Juni lalu, pemukim ilegal menghalangi warga yang berusaha memadamkan kebakaran besar dekat Taybeh.

Petugas pemadam kebakaran pertahanan sipil Palestina dan pendeta setempat menyatakan, "pola intimidasi dan kekerasan yang tidak beralasan terus berlanjut" terhadap warga Palestina dan merusak hak dasar mereka.

Penyelidikan PBB pada Selasa menemukan keterlibatan langsung otoritas Israel dalam serangan pemukim yang menyebabkan kematian, luka, dan penggusuran warga Palestina di Tepi Barat.

Namun, misi Israel di Jenewa menolak laporan tersebut. Meski begitu, otoritas Israel terus memperluas ekspansi dengan mencaplok wilayah dan membangun permukiman ilegal di Tepi Barat.

Related Post