MPL ID S18 Week 5: RRQ Hoshi dan Onic Esports Alami Kekalahan

Author Image

Mais Nurdin

14 September 2026, 04:15 WIB

Pekan kelima babak Reguler Season Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) Season 18 telah resmi berakhir, menyajikan serangkaian pertandingan sengit yang penuh kejutan. Hasilnya menunjukkan bahwa tim-tim papan atas pun tidak luput dari tantangan, dengan RRQ Hoshi masih belum mampu memutus rentetan kekalahan mereka, sementara Onic Esports, yang kerap mendominasi, juga harus mengakui keunggulan lawan. Situasi ini semakin memanaskan persaingan di papan atas dan bawah klasemen, membuat setiap pertandingan tersisa menjadi krusial bagi ambisi setiap tim.

Dinamika Pekan Kelima dan Perjuangan Tim Raksasa

Pekan kelima MPL ID S18 menjadi sorotan utama bagi para penggemar esports Mobile Legends di Indonesia, terutama karena performa mengejutkan dari beberapa tim. RRQ Hoshi, salah satu tim paling ikonik dan memiliki basis penggemar terbesar, kembali gagal meraih kemenangan. Kekalahan beruntun ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan penggemar dan analis esports mengenai peluang mereka untuk melaju ke babak playoff, atau setidaknya mendapatkan posisi yang menguntungkan. Tim yang dikenal dengan julukan “Raja dari Segala Raja” ini tampaknya sedang menghadapi fase sulit, di mana strategi, adaptasi meta, dan performa individu menjadi sorotan utama.

Tidak hanya RRQ Hoshi, kejutan lain datang dari kekalahan Onic Esports. Onic, yang seringkali dianggap sebagai salah satu tim terkuat dan paling konsisten di MPL ID, harus menelan pil pahit di pekan ini. Kekalahan ini menunjukkan bahwa tingkat kompetisi di MPL ID Season 18 sangat tinggi, di mana setiap tim memiliki potensi untuk mengalahkan siapa pun. Hasil ini juga bisa menjadi peringatan bagi Onic bahwa mereka tidak bisa lengah, dan setiap pertandingan memerlukan persiapan matang serta eksekusi sempurna. Bagi tim-tim lain, kekalahan Onic ini mungkin menjadi suntikan motivasi bahwa dominasi bisa dipatahkan.

Pekan kelima ini juga menampilkan beberapa pertandingan krusial lainnya yang memengaruhi posisi di klasemen. Tim-tim yang berada di tengah klasemen berjuang keras untuk mengamankan posisi playoff, sementara tim-tim di papan bawah berusaha keras untuk keluar dari zona eliminasi. Setiap poin kemenangan sangat berharga, mengingat format Regular Season yang ketat di mana hanya enam tim teratas yang akan melaju ke babak playoff. Kualitas permainan yang semakin merata antar tim membuat setiap laga menjadi tontonan yang menarik dan sulit diprediksi hasilnya.

Latar Belakang Kompetisi dan Implikasi Kekalahan

MPL ID adalah liga esports Mobile Legends: Bang Bang paling bergengsi di Indonesia, yang menjadi tolok ukur kesuksesan bagi tim dan pemain profesional. Setiap musim, jutaan pasang mata menyaksikan perjuangan tim-tim terbaik untuk memperebutkan gelar juara dan tiket menuju turnamen internasional. RRQ Hoshi dan Onic Esports adalah dua dari sedikit tim yang memiliki sejarah panjang dan prestasi gemilang di kancah ini. RRQ Hoshi, dengan beberapa gelar MPL dan partisipasi di kejuaraan dunia, selalu menjadi favorit. Demikian pula Onic Esports, yang juga memiliki rekam jejak juara dan dikenal dengan gaya bermain agresif mereka.

Kekalahan beruntun yang dialami RRQ Hoshi di MPL ID S18 ini menjadi anomali yang cukup mencolok. Biasanya, mereka adalah tim yang konsisten berada di papan atas. Berbagai faktor bisa menjadi penyebab, mulai dari perubahan meta game yang belum sepenuhnya bisa diadaptasi, masalah sinergi tim, hingga tekanan mental yang tinggi. Dalam esports, adaptasi terhadap patch game terbaru dan strategi lawan adalah kunci. Jika sebuah tim gagal beradaptasi dengan cepat, mereka akan tertinggal. Selain itu, tekanan dari ekspektasi penggemar yang besar juga bisa memengaruhi performa pemain.

Sementara itu, kekalahan Onic Esports, meskipun mungkin hanya satu atau dua kali, tetap menjadi perhatian. Onic dikenal dengan dominasinya di beberapa musim terakhir. Kekalahan ini bisa menjadi indikasi bahwa tim-tim lain telah menemukan cara untuk menembus pertahanan mereka atau mengcounter strategi andalan mereka. Ini adalah bagian dari dinamika kompetisi esports yang sehat, di mana tidak ada tim yang bisa terus-mencetuskan kemenangan tanpa henti. Setiap kekalahan adalah pelajaran berharga yang harus dievaluasi dan diperbaiki untuk pertandingan selanjutnya.

Implikasi dari hasil pekan kelima ini sangat signifikan. Bagi RRQ Hoshi, mereka harus segera menemukan solusi untuk masalah internal mereka jika tidak ingin terancam gagal lolos ke playoff, atau setidaknya mendapatkan posisi yang kurang menguntungkan. Posisi di klasemen Regular Season sangat penting karena akan menentukan seeding di playoff, termasuk keuntungan bermain di upper bracket yang memberikan kesempatan kedua. Bagi Onic, kekalahan ini bisa menjadi cambuk untuk kembali fokus dan tidak meremehkan lawan, menjaga performa puncak mereka tetap stabil hingga akhir musim.

Dengan sisa beberapa pekan lagi di babak Regular Season, persaingan dipastikan akan semakin memanas. Setiap tim akan berjuang mati-matian untuk mengamankan posisi terbaik mereka. Para penggemar dapat menantikan lebih banyak lagi pertandingan seru, kejutan, dan momen-momen tak terduga yang akan menentukan siapa saja yang layak melaju ke babak playoff MPL ID Season 18 dan berjuang memperebutkan gelar juara. Perjalanan RRQ Hoshi dan Onic Esports, serta tim-tim lainnya, akan terus menjadi sorotan utama hingga akhir musim.

Related Post