Peneliti Kembangkan Patch NEUSLeeP untuk Mempercepat Tidur Pulas

Author Image

Rina Susanti

10 Agustus 2026, 18:35 WIB

Peneliti dari University of Texas di Austin mengembangkan sebuah patch wearable bernama NEUSLeeP yang dapat membantu pengguna masuk ke fase tidur pulas atau Rapid Eye Movement (REM) lebih cepat tanpa menggunakan obat atau prosedur operasi.

Teknologi ini memadukan stimulasi ultrasound lembut dengan elektroda yang memantau aktivitas otak secara real time. Ultrasound diarahkan untuk merangsang bagian otak yang mengatur fase REM, sementara elektroda membaca respons otak dari luar tengkorak.

Dalam penelitian awal yang melibatkan 28 peserta, penggunaan patch NEUSLeeP terbukti mempercepat waktu masuk ke fase REM hingga rata-rata 43 menit lebih cepat dibanding biasanya. Selain itu, durasi fase REM juga meningkat sekitar 16 menit lebih lama.

Fase tidur REM memiliki peran penting dalam pemrosesan emosi dan pengelolaan respons terhadap stres. Gangguan pada fase ini sering dikaitkan dengan kondisi seperti depresi, kecemasan, dan PTSD.

Para peneliti juga mencatat peningkatan heart rate variability (HRV) pada peserta, yang merupakan indikator kemampuan tubuh dalam menangani stres. Pemindaian otak menunjukkan adanya perubahan pada sirkuit otak yang berhubungan dengan pengelolaan emosi, membuka potensi aplikasi teknologi ini dalam penelitian kesehatan mental dan gangguan tidur kronis.

Meskipun hasil penelitian ini masih bersifat awal dengan jumlah peserta terbatas, perangkat tersebut dilaporkan nyaman digunakan dengan efek samping minimal. Namun, efek jangka panjangnya belum diketahui karena masih dalam tahap uji coba.

Tim pengembang telah mengajukan paten untuk NEUSLeeP dan sedang mempersiapkan pengembangan lebih lanjut menuju tahap komersialisasi, menawarkan alternatif inovatif bagi mereka yang menghadapi kesulitan tidur.

Informasi ini dikutip dari Gadget.

Related Post