Pengeluaran wisatawan mancanegara di Korea Selatan menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya untuk layanan medis dan perawatan kulit. Data dari BC Card, perusahaan pembayaran terbesar di Korea Selatan, mengungkapkan bahwa transaksi kartu kredit asing selama enam bulan pertama 2026 naik 53,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Analisis dilakukan berdasarkan pembelian dengan 3,3 juta kartu kredit luar negeri di Korea, menunjukkan pertumbuhan transaksi tertinggi pada sektor pengalaman dan rekreasi sebesar 121,7 persen, diikuti oleh layanan medis dengan kenaikan 75,3 persen.
Peningkatan pengeluaran juga terjadi pada sektor lain seperti makanan dan minuman (58,1 persen), transportasi (56,5 persen), akomodasi (36,1 persen), dan belanja (31,4 persen). Namun, layanan medis mencatat lonjakan pengeluaran terbesar dengan kenaikan 98 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Also Read
Dalam kategori layanan medis, klinik dermatologi mengambil porsi terbesar, melampaui klinik bedah plastik. Perawatan kulit kini menyumbang 67,5 persen dari total pengeluaran layanan medis selama semester pertama, meningkat drastis dari 32,6 persen tiga tahun lalu. Sebaliknya, pangsa operasi plastik turun dari 46,2 persen menjadi 21,3 persen dalam periode yang sama.
"Perjalanan ke Korea tidak lagi hanya berfokus pada wisata, tetapi juga mengombinasikan layanan kecantikan dan pengalaman budaya," kata Oh Seong-su, eksekutif BC Card, seperti dikutip dari Detik Travel.
Beberapa wisatawan Indonesia pun menggabungkan perawatan kecantikan dalam rencana liburan mereka di Korea, mencakup prosedur seperti laser dan skin booster. Salah satu perawatan populer adalah Pico Laser yang berfungsi mencerahkan kulit.
Namun, tidak semua jenis laser cocok untuk kulit sawo matang khas warga Indonesia. Pemilihan jenis laser dan pengaturan intensitas energi harus disesuaikan untuk mengurangi risiko hiperpigmentasi pascainflamasi.
Pengaturan intensitas yang tepat dapat memberikan hasil optimal berupa kulit yang lebih cerah, sedangkan pengaturan yang salah bisa memperparah kondisi kulit dengan menimbulkan hiperpigmentasi.
Biaya Pico Laser di klinik VandS Korea berkisar Rp 650 ribu hingga Rp 1,3 juta per sesi, lebih terjangkau dibandingkan harga di Jakarta yang mencapai Rp 3 juta hingga Rp 5 juta untuk perawatan serupa.
Di VandS Clinic cabang Myeongdong 2, tersedia penerjemah bahasa Indonesia setiap hari, sementara cabang Gangnam Central menyediakan penerjemah pada hari tertentu, mempermudah komunikasi pasien dengan dokter.
Sebelum menjalani perawatan, wisatawan disarankan memberikan informasi lengkap mengenai riwayat alergi, sensitivitas kulit, dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi untuk menghindari risiko klinis.
Klinik kecantikan di Korea beroperasi dari pukul 10.00 hingga 20.00 waktu setempat, dengan jam buka hingga pukul 18.00 pada akhir pekan, memungkinkan pasien menyelesaikan perawatan dan melanjutkan agenda wisata pada hari yang sama.




