Pep Guardiola Tolak Tawaran Jadi Pelatih Timnas Italia

Smallest Font
Largest Font

Pep Guardiola menolak peluang menjadi pelatih Timnas Italia, sebagaimana dilaporkan La Gazzetta dello Sport dan media lain. Keputusan ini membuat Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, mulai mencari kandidat alternatif.

Guardiola sebelumnya menjadi kandidat utama setelah Maldini dan penasihat Leonardo bertemu dengannya di Barcelona. Maldini menyatakan idealnya pelatih baru sudah ditunjuk sebelum akhir pekan, namun kemungkinan perlu waktu lebih lama untuk memilih sosok yang tepat.

Paolo Maldini mengungkapkan bahwa sebelum berdiskusi dengan Guardiola, mereka juga berbicara dengan Carlo Ancelotti untuk mengetahui ketersediaannya.

"Idealnya kami sudah memiliki pelatih pada akhir pekan ini. Namun, mungkin akan lebih ideal jika menunggu sosok yang benar-benar kami inginkan," ujar Maldini, dilansir dari Football Italia.

"Ada sedikit urgensi, tetapi kami tidak ingin terburu-buru," tambahnya.

"Kami juga tidak bisa menyangkal bahwa kami sempat berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum berdiskusi dengan Pep. Kami merasa sudah seharusnya memulai dengan mereka yang kami anggap sebagai pelatih terbaik di dunia. Kami ingin mengetahui gambaran umum mengenai ketersediaan mereka," ungkap Maldini.

Kesulitan mendatangkan Guardiola salah satunya karena permintaan gaji sebesar 20 juta euro per musim, yang dinilai terlalu tinggi oleh FIGC, meskipun Presiden FIGC Giovanni Malago menyatakan bisa memberikan pengecualian untuk pelatih dengan level tertentu.

Selain aspek finansial, tantangan lain adalah meyakinkan Guardiola yang ingin mengambil waktu istirahat lebih lama usai 10 tahun melatih Manchester City dan ingin lebih banyak waktu bersama keluarga.

La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa pada Jumat malam Guardiola mengabarkan kepada delegasi Italia bahwa ia tidak akan menerima tawaran tersebut. Ia menilai proyek yang ditawarkan tidak sesuai dengan tahap kariernya saat ini.

Media Italia menyebut jika Guardiola kembali melatih, ia menginginkan proyek yang memungkinkan keterlibatan penuh sehari-hari di lapangan, berbeda dengan peran pelatih Timnas yang lebih mengandalkan staf dan pencari bakat.

Maldini dan Leonardo memperkirakan proyek membangun Timnas Italia membutuhkan waktu 8 hingga 10 tahun, yang tidak cocok dengan keinginan Guardiola.

Setelah penolakan Guardiola, delegasi FIGC kini mempertimbangkan kandidat lain, dengan Andrea Pirlo disebut sebagai calon berikutnya yang akan didekati, dilaporkan oleh Bola.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed