Profil Taisei Marukawa: Bintang Jepang yang Ingin Jadi WNI

Author Image

Mais Nurdin

8 Oktober 2026, 08:40 WIB

Pemain sayap berbakat asal Jepang, Taisei Marukawa, baru-baru ini menarik perhatian publik sepak bola tanah air setelah menyatakan keinginannya untuk berpindah kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Langkah ini diambil oleh pemain yang kini merumput di Liga 1 tersebut dengan ambisi besar untuk bisa memperkuat Tim Nasional Indonesia di masa depan.

Perjalanan Karier dan Awal Mula di Indonesia

Taisei Marukawa lahir di Hiroshima, Jepang, pada 30 Januari 1997. Sebelum menginjakkan kaki di Indonesia, Marukawa menimba ilmu sepak bola di tingkat universitas bersama Chuo University. Karier profesionalnya dimulai di Eropa, tepatnya di Liga Malta bersama klub Senglea Athletic pada tahun 2019. Di sana, ia menunjukkan bakatnya sebagai pemain sayap yang lincah dan memiliki visi bermain yang tajam. Setelah dari Malta, ia sempat mencicipi atmosfer kompetisi di Latvia bersama Valmiera sebelum akhirnya memutuskan untuk mencoba peruntungan di Asia Tenggara.

Nama Taisei Marukawa mulai meledak dan dikenal luas oleh pencinta sepak bola nasional saat ia bergabung dengan Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022. Kedatangannya yang awalnya tidak terlalu diunggulkan justru berbuah manis. Di bawah asuhan pelatih Aji Santoso, Marukawa menjelma menjadi pemain paling berbahaya di Liga 1. Ia berhasil mencatatkan statistik yang luar biasa dengan torehan 17 gol dan 10 assist dalam satu musim. Performa impresif tersebut membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga 1 2021/2022, sebuah pencapaian langka bagi pemain yang baru menjalani musim perdana di Indonesia.

Keberhasilan di Persebaya membawanya pindah ke PSIS Semarang pada musim berikutnya. Meskipun ekspektasi publik sangat tinggi, Marukawa tetap mampu menunjukkan konsistensi sebagai motor serangan tim. Setelah dua musim membela Laskar Mahesa Jenar, ia kemudian melanjutkan petualangannya bersama Dewa United. Di setiap klub yang ia bela, Marukawa selalu menonjol karena kemampuan dribelnya yang mumpuni, kecepatan di sisi sayap, serta ketenangannya dalam mengeksekusi peluang di depan gawang lawan.

Proses Naturalisasi dan Regulasi Kewarganegaraan

Keinginan Taisei Marukawa untuk menjadi WNI bukanlah hal yang bisa terjadi dalam semalam. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, seseorang dapat mengajukan permohonan menjadi WNI jika telah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 tahun berturut-turut atau paling singkat 10 tahun tidak berturut-turut. Marukawa pertama kali tiba di Indonesia pada tahun 2021, yang berarti ia harus menetap dan berkarier di tanah air setidaknya hingga tahun 2026 untuk memenuhi syarat masa tinggal tersebut.

Berbeda dengan pemain naturalisasi jalur keturunan yang memiliki darah Indonesia, Marukawa menempuh jalur naturalisasi murni karena kecintaannya pada budaya dan atmosfer sepak bola Indonesia. Ia sering mengungkapkan betapa ia merasa nyaman tinggal di Indonesia dan sangat terkesan dengan fanatisme suporter yang tidak ia temukan di negara lain. Jika proses ini berhasil, Marukawa akan mengikuti jejak pemain asing lainnya seperti Cristian Gonzales atau Beto Goncalves yang menjadi WNI melalui jalur masa tinggal dan kontribusi prestasi.

Pihak manajemen klub dan para penggemar menyambut positif niat Marukawa ini. Namun, tantangan besar tetap ada, terutama terkait persaingan di posisi penyerang sayap Timnas Indonesia yang saat ini banyak diisi oleh pemain muda berbakat dan pemain keturunan yang merumput di Eropa. Marukawa harus tetap menjaga performa puncaknya agar tetap dilirik oleh pelatih Shin Tae-yong ketika status kewarganegaraannya nanti sudah resmi berubah.

Dampak dan Kontribusi bagi Sepak Bola Nasional

Kehadiran pemain dengan kualitas teknis seperti Taisei Marukawa sebagai warga negara lokal tentu akan memberikan keuntungan besar bagi ekosistem sepak bola Indonesia. Dari sisi klub, status WNI akan membuat Marukawa tidak lagi memakan kuota pemain asing, sehingga klub memiliki ruang lebih untuk mendatangkan pemain internasional lainnya. Hal ini secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas kompetisi Liga 1 karena persaingan antar pemain akan semakin kompetitif.

Bagi Tim Nasional Indonesia, Marukawa menawarkan profil pemain yang berbeda. Ia memiliki gaya bermain khas Jepang yang sangat disiplin, teknis, dan memiliki etos kerja tinggi. Pengalamannya bermain di berbagai negara dan kemampuannya beradaptasi dengan cepat di liga Indonesia menjadi nilai tambah yang signifikan. Di tengah upaya PSSI meningkatkan prestasi timnas di level Asia, kehadiran pemain kreatif seperti Marukawa bisa menjadi opsi strategis dalam skema penyerangan.

Secara lebih luas, fenomena pemain asal Jepang yang ingin menjadi WNI mencerminkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi karier sepak bola yang menjanjikan. Hal ini juga mempererat hubungan kerja sama sepak bola antara Indonesia dan Jepang yang selama ini sudah terjalin baik. Marukawa bukan hanya sekadar pemain asing yang mencari nafkah, tetapi ia telah menjadi bagian dari komunitas sepak bola yang ingin memberikan dedikasi penuh bagi kemajuan olahraga di tanah air.

Meskipun perjalanan menuju status WNI masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi, komitmen yang ditunjukkan oleh Taisei Marukawa patut diapresiasi. Publik sepak bola Indonesia kini menanti apakah konsistensi dan kecintaannya pada Indonesia akan benar-benar membawanya mengenakan seragam Merah Putih di masa depan. Jika impian ini terwujud, Marukawa akan menjadi bukti nyata bahwa sepak bola mampu menyatukan perbedaan budaya dan kewarganegaraan demi satu tujuan prestasi.

Related Post