Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari

Smallest Font
Largest Font

Timnas Indonesia kalah telak 0-3 dari Vietnam dalam pertandingan Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Senin malam (3/8/2026), menurut dilansir dari Detik iNET.

Vietnam membuka keunggulan melalui gol Nguyen Van Vi pada menit keenam dan disusul oleh Nguyen Hai Long delapan menit kemudian.

Kemudian pada menit ke-71, Nguyen Xuan Son menambah gol ketiga sekaligus memastikan kemenangan Vietnam 3-0.

Kekalahan ini membuat warganet ramai membandingkan performa Timnas Indonesia saat ini dengan era pelatih Shin Tae-yong (STY).

Pada 26 Maret 2024, Timnas Indonesia pernah menang 3-0 atas Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, dengan gol dari Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Ramadhan Sananta. Kemenangan tersebut mengakhiri penantian sekitar 20 tahun untuk menang di kandang Vietnam.

Namun kini hasil yang sama berbalik menimpa Indonesia di depan pendukung sendiri.

Banyak netizen menyoroti organisasi pertahanan dan mental pemain Indonesia yang dinilai mudah kehilangan fokus, khususnya dalam menghadapi serangan dari sisi sayap Vietnam.

"Harusnya Herdman belajar dari STY, dengan kualitas pemain seperti ini, Indonesia itu tidak bisa main penguasaan bola tapi lebih efektif kalau main serangan balik," ujar @JakzRedss.

"Pendekatan serangan balik di era STY memang paling cocok buat Indonesia ketimbang penguasaan bola yang berputar-putar tanpa solusi akhirnya kena serangan balik lawan," kata @terzinocom.

"Mendingan STY kemana-mana, pakai full pemain muda cuma kalah 1-0, ini sudah pakai full pemain diaspora masih saja kalah," ujar @ReyhanMuha81025.

"Kalau dibandingkan dengan STY ya beda, STY tidak akan memakai strategi seperti itu, dia lebih sering bermain reaktif. STY juga butuh waktu untuk bisa mengalahkan Vietnam," kata @heyinternetgeek.

"Waktu STY pegang, dua kali menang lawan Vietnam, sekarang malah kalah. Padahal waktu STY, pemain pas-pasan saja bisa menang," tulis @lk22111.

"Pemain hampir sama tahun 2024 tapi bisa mengalahkan Vietnam tiga kali di kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia di bawah STY. Sekarang kualitas pemain diaspora menurun drastis sehingga tidak berharap banyak di Piala Asia 2027 dan kualifikasi Piala Dunia 2030," ujar @voyeurones.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed