DKI Jakarta Siapkan Venue dan Infrastruktur untuk PON 2028

Smallest Font
Largest Font

DKI Jakarta menyiapkan berbagai venue olahraga kelas dunia dan infrastruktur pendukung untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, meskipun hanya berstatus kota penyangga, kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, di Gedung KONI DKI Jakarta, Kamis (30/7), dilansir dari Detik Sport.

Jakarta menyediakan sekitar 36 venue milik pemerintah pusat dan 220 fasilitas olahraga milik Pemprov DKI, didukung pula oleh beberapa venue swasta.

Untuk menyempurnakan fasilitas tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp166 miliar yang akan digunakan untuk pengecatan, peningkatan pencahayaan, pembaruan lintasan pertandingan, serta renovasi fasilitas pendukung seperti toilet dan ruang atlet.

Andri menjelaskan bahwa dengan Keputusan Menteri Nomor 129 Tahun 2024, Jakarta dapat menyelenggarakan PON secara efektif meski ada tantangan pembiayaan. Jakarta juga memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai ajang internasional, sehingga memenuhi standar nasional dan internasional.

"PON adalah puncak perjalanan seorang atlet. Mereka telah mengorbankan waktu, tenaga, dan masa muda untuk berlatih. Karena itu, siapa pun yang memiliki kualitas terbaik harus mendapat kesempatan yang sama untuk bertanding dan mengharumkan nama DKI Jakarta," ujar Andri.

Jakarta juga memiliki sistem transportasi publik terintegrasi seperti MRT, LRT, dan TransJakarta yang memudahkan mobilitas atlet, ofisial, dan penonton selama pertandingan.

Pengalaman menjadi tuan rumah Asian Games 2018 menjadi bukti kemampuan Jakarta dalam menyelenggarakan event olahraga bertaraf internasional dengan akses transportasi yang cepat dan terukur.

Andri optimistis PON di Jakarta akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Ia mencontohkan Jakarta International Marathon yang berlangsung dua hari dapat menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp694,3 miliar.

"Jika kegiatan dua hari saja mampu menghasilkan dampak ekonomi sebesar itu, maka PON yang berlangsung sekitar dua pekan tentu akan memberikan multiplier effect yang jauh lebih besar bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM," katanya.

Sebanyak 17 cabang olahraga direncanakan dipertandingkan di Jakarta, antara lain akuatik, anggar, senam, menembak, balap sepeda, berkuda, bisbol, tenis, squash, gulat, ice skating, skateboard, boling, dayung, korfball, teqball, dan rugbi.

Seluruh pertandingan akan menggunakan fasilitas yang telah tersedia seperti kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta International Equestrian Park, Velodrome Rawamangun, GOR Bulungan, Gelanggang Olahraga Ciracas, Stadion Atletik Rawamangun, hingga Danau Cincin.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed