PSSI Serahkan Aturan Suporter Away kepada I.League untuk Dikaji
PSSI menyerahkan kebijakan terkait aturan suporter away dalam kompetisi sepak bola domestik kepada operator kompetisi, I.League, dan klub-klub peserta untuk dikaji lebih matang.
Aturan larangan suporter tandang yang diberlakukan sejak Tragedi Kanjuruhan pada awal Oktober 2022 itu telah berjalan selama empat musim, namun mendapat kritik karena dianggap tidak efektif dan membebani klub dengan denda.
Sekjen PSSI Yunus Nusi mengungkapkan bahwa pada agenda Owner Club Meeting, tanggung jawab penentuan kebijakan suporter away akan diserahkan kepada PT LIB (I.League) dan klub.
"Nanti akan ada Owner Club (Meeting), kami serahkan kepada PT LIB (I.League) dan klub untuk mendiskusikan hal ini. Karena tentu di sana ada jaminan," ujar Yunus Nusi kepada wartawan.
Yunus menambahkan, "PSSI memberikan kewenangan kepada PT LIB beserta klubnya untuk menentukan arah apakah akan ada home atau away dari suporter. Karena mereka yang bertanggung jawab dan membina suporter yang ada di klub."
PSSI berharap agenda Owner's Meeting yang merupakan pertemuan tahunan sebelum musim baru I.League dimulai, dimanfaatkan para klub dan operator kompetisi untuk membahas dan mencari solusi terkait aturan suporter away.
"Mudah-mudahan juga akan ada (pembahasan suporter away), tergantung bagaimana kawan-kawan klub sama LIB untuk berdiskusi dan mencari solusi tentang hal ini," ujar Yunus Nusi.
Owner's Meeting ini sendiri digelar untuk berbagai kasta kompetisi, mulai dari Super League, Championship, hingga Liga Nusantara, sebagai wadah diskusi antar klub dan operator.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow