FAA Mewajibkan Pemeriksaan Retakan pada 471 Pesawat Boeing 737 Max
Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) mewajibkan operator 471 pesawat Boeing 737 Max melakukan pemeriksaan retakan pada komponen struktural yang memperkuat rangka pintu depan pesawat mulai 10 September 2026, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Instruksi ini berlaku untuk model Boeing 737 Max generasi terbaru yang masih beroperasi, termasuk varian 8, 9, dan 8200. FAA menyatakan bahwa retakan tersebut dapat mengganggu integritas struktural pesawat secara merugikan.
Menurut Boeing, area yang diperiksa meliputi panel badan pesawat yang memperkuat rangka pintu depan. Pemeriksaan ini mengikuti arahan kelaikan udara yang dikeluarkan FAA.
Boeing menyatakan telah bekerja sama dengan maskapai selama enam tahun terakhir sejak masalah ini pertama kali diidentifikasi. Pemeriksaan ini merupakan lanjutan dari inspeksi serupa yang diterapkan pada model Boeing 737 Next Generation (737NG) pada 2021.
"Arahan Kelaikan Udara FAA yang diterbitkan hari ini mewajibkan inspeksi, seperti halnya untuk 737 Next Generation," ujar juru bicara Boeing dalam pernyataan resmi.
Lebih lanjut, Boeing menyampaikan dukungannya terhadap arahan FAA dan berkomitmen untuk terus membantu pelanggan maskapai penerbangan mereka.
Perusahaan juga mengungkapkan sedang melakukan analisis teknis dan mengembangkan perubahan untuk mencegah keretakan serupa terjadi di masa depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow