FIFA Rencanakan Penjualan Saham Piala Dunia, Menuai Penolakan dari UEFA dan AFC
FIFA berencana menjual saham Piala Dunia melalui pendirian perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) untuk menarik investor swasta, dilansir dari Detik Sport.
Investor swasta dapat membeli saham minoritas Piala Dunia yang diharapkan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi federasi sepak bola. Namun, rencana ini butuh persetujuan dari 211 anggota asosiasi FIFA dengan iming-iming dana USD 40 juta bagi yang menyetujui.
Mantan Ketua Komite Tata Kelola FIFA, Miguel Maduro, mengecam rencana ini sebagai bentuk suap yang dilegalkan dan menyebut FIFA sebagai kartel politik yang bekerja melalui sistem patronase uang kepada federasi nasional.
"Itu adalah bentuk suap yang dilegalkan, FIFA bekerja sebagai kartel politik, diberi makan dan didukung oleh sistem patronase, yang bekerja melalui uang yang didistribusikan FIFA kepada federasi nasional. Ada kemungkinan besar bahwa wacana ini akan disetujui oleh banyak negara anggota dan terus didorong FIFA," ujar Miguel Maduro.
Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) menolak keras rencana ini dan mengancam memboikot turnamen resmi FIFA jika dilanjutkan. UEFA bersama 55 anggotanya menegaskan bahwa Piala Dunia bukan produk yang bisa dijual kepada investor swasta.
"UEFA dan 55 asosiasi anggotanya bersatu. Kami dengan suara bulat dan tanpa ragu menolak proposal FIFA untuk mengalihkan kepemilikan Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," tulis pernyataan resmi UEFA.
Federasi Sepakbola Amerika Utara, Tengah, dan Kepulauan Karibia (CONCACAF) yang terdiri dari 41 negara juga menyatakan ketidaksetujuan dan mempertanyakan urgensi pencarian investor swasta oleh FIFA.
Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) merasa kecewa karena tidak dilibatkan dalam pembahasan dan mempertanyakan transparansi FIFA terkait rencana penjualan saham Piala Dunia.
"AFC tidak dilibatkan dalam pembahasan usulan tersebut dan merasa kecewa karena masalah sepenting ini telah menjadi konsumsi publik sebelum keluarga besar AFC diberi kesempatan untuk menelaah dan mendiskusikannya melalui saluran tata kelola yang tepat dan telah mapan," tulis AFC.
Gianni Infantino membutuhkan dukungan lebih dari 50 persen anggota FIFA agar rencananya dapat terealisasi. Saat ini FIFA memiliki 211 anggota dari enam benua, dan rencana ini masih dalam proses pembahasan, dilansir dari Detik Sport.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow