Ilmuwan Jerman Temukan Mikroplastik dalam Polusi Udara Kota Leipzig
Penelitian di Leipzig mengungkap bahwa sekitar 4 persen polusi udara di kota tersebut terdiri dari partikel mikroplastik berbahaya, terutama dari abrasi ban kendaraan, yang terhirup oleh masyarakat setiap hari.
Riset yang dipimpin oleh ilmuwan dari Leibniz Institute for Tropospheric Research dan Carl von Ossietzky University of Oldenburg dilakukan dengan mengambil sampel udara di Torgauer Strasse, Leipzig, selama dua pekan menggunakan alat pemantau kualitas udara berstandar Eropa.
Hasil analisis menunjukkan partikel mikro dan nanoplastik tersebar di udara perkotaan dengan dominasi partikel dari abrasi ban kendaraan, diikuti plastik PVC, polyethylene, dan PET yang umum dipakai dalam kemasan sehari-hari, seperti dilansir dari Suara.
Peneliti utama, Ankush Kaushik, menyatakan, "Penelitian ini memberi gambaran bagaimana mikro dan nanoplastik menjadi bagian dari paparan polusi harian masyarakat perkotaan."
Peneliti memperkirakan warga di daerah padat lalu lintas seperti Leipzig menghirup sekitar 2,1 mikrogram partikel plastik setiap hari. Partikel kecil tersebut mampu menembus saluran pernapasan hingga ke paru-paru, membawa risiko kesehatan serius.
Berdasarkan model epidemiologi, paparan jangka panjang mikroplastik dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 9 persen dan kanker paru-paru hingga 13 persen.
Prof. Hartmut Herrmann dari TROPOS menegaskan, "Sekitar dua pertiga mikroplastik berasal dari abrasi ban. Ini menunjukkan bahwa masalah polusi partikel tidak bisa diselesaikan hanya dengan beralih ke kendaraan listrik."
Para peneliti menyerukan perlunya pemantauan mikroplastik dalam sistem kualitas udara perkotaan serta regulasi yang lebih ketat untuk mengendalikan sumber polusi plastik dari jalan raya.
Studi ini menyoroti bahwa masalah polusi udara kini tidak hanya terkait asap kendaraan atau emisi industri, melainkan juga polusi mikroplastik yang menjadi ancaman kesehatan baru di perkotaan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow