Luka Modric Ungkap Penyebab AC Milan Gagal ke Liga Champions 2025/2026
Luka Modric menyatakan kekecewaannya atas kegagalan AC Milan lolos ke Liga Champions musim 2025/2026 yang menurutnya disebabkan oleh satu kesalahan fatal pada akhir musim, seperti dilansir dari Bola.
Modric yang baru saja memperpanjang kontrak semusim bersama Milan mengaku masih menyesal tidak bisa membantu tim karena cedera tulang pipi di penghujung musim lalu.
Musim 2025/2026 berjalan cukup baik bagi Milan yang sempat bertengger di posisi kedua Serie A dan bersaing ketat dengan Inter Milan untuk gelar Scudetto, namun performa menurun drastis di pekan terakhir membuat mereka finis di posisi kelima dan gagal ke Liga Champions.
Modric menyebut kegagalan itu sangat mengecewakan karena target minimum klub adalah lolos ke Liga Champions.
"Sayangnya kami menutup musim dengan buruk dan gagal mencapai target minimum, yakni lolos ke Liga Champions. Itu sangat membuat frustrasi," ujar Modric.
Dia juga menyesal tidak bisa tampil di laga penting akhir musim akibat cedera.
"Saya kecewa tidak bisa membantu tim dalam laga-laga paling penting di akhir musim karena cedera. Itulah alasan saya ingin kembali. Saya berharap bisa menjalani musim yang lebih baik dan memenangkan sesuatu bersama Milan," kata Modric.
Banyak yang menilai Modric bertahan untuk memperbaiki catatan kariernya setelah musim mengecewakan dan penampilan Kroasia di Piala Dunia 2026 yang kurang memuaskan. Namun, Modric membantah dan mengatakan alasan utama bertahan adalah karena merasa dihargai oleh klub dan suporter.
"Bukan itu alasannya. Saya bertahan karena merasa sangat bahagia di sini. Klub dan para suporter menunjukkan kasih sayang yang luar biasa kepada saya," ujar Modric.
"Klub juga memperlihatkan bahwa mereka benar-benar menginginkan saya tetap di sini. Saya masih memiliki gairah dan semangat yang sama untuk bermain sepak bola. Saya ingin menikmati permainan dan membantu Milan menjalani musim yang lebih baik, terutama dengan akhir musim yang jauh lebih positif."
Modric mengungkap penyebab utama penurunan Milan pada akhir musim, yaitu kehilangan fokus setelah peluang meraih Scudetto menipis dan merasa aman lolos Liga Champions.
"Kami harus belajar dari kesalahan. Sampai pertandingan melawan Lazio, kami masih bersaing dalam perebutan gelar," ujarnya.
"Setelah menyadari Scudetto akan sulit diraih, mungkin kami sedikit mengendur karena merasa sudah aman di posisi Liga Champions. Itu adalah kesalahan besar."
Dia juga mengungkapkan niat memperpanjang kontrak sudah lama ada, bahkan bisa menandatangani kontrak baru pada Desember 2025, namun memilih menunggu kondisi fisik dan motivasi yang terbaik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow