Mendikdasmen Mulai Cetak Ulang Buku Pelajaran Sesuai Standar Baru
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai melaksanakan pencetakan ulang sejumlah buku pelajaran pendukung sesuai standar isi baru, jauh sebelum arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto, kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Sabtu (15/08/2026), dilansir dari Bloombergtechnoz. Menurut Abdul Mu'ti, pencetakan ulang tidak dilakukan pada semua buku pelajaran, melainkan hanya pada buku teks pendukung yang membutuhkan penyesuaian dan pembaruan agar sesuai dengan standar isi pelajaran yang baru disepakati. Buku-buku tersebut akan diselaraskan dengan konsep pembelajaran mendalam atau deep learning serta memperkuat muatan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dan pendidikan karakter, sesuai arahan Presiden Prabowo.
"Buku-buku itu memang kami sebelum ada arahan Bapak Presiden, kami memang sudah ada perencanaan untuk melakukan penulisan ulang buku-buku teks selama ini yang dipakai," ujar Abdul Mu'ti.
Proses pencetakan ulang sudah mulai berjalan dan evaluasi terhadap beberapa draf buku baru juga tengah diselesaikan. Beberapa buku bahkan sudah siap dicetak, kata Mendikdasmen.
"Beberapa buku juga sudah siap untuk nanti dicetak," ujar Abdul Mu'ti.
Isu pencetakan ulang sebelumnya sempat dikaitkan dengan kabar kembalinya perusahaan kertas terafiliasi pejabat negara, yang menimbulkan pertanyaan masyarakat soal potensi pemborosan anggaran dengan manfaat yang diragukan bagi dunia pendidikan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow