Presiden FIA Tegaskan Keselamatan Utama dalam Evaluasi Kembalinya GP Bahrain
Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pembahasan kemungkinan kembalinya Grand Prix Bahrain ke kalender Formula 1 musim ini, mengingat situasi yang belum stabil di kawasan Timur Tengah, dilansir dari Bola.
GP Bahrain yang semula dijadwalkan pada 12 April lalu terpaksa ditunda akibat konflik di Timur Tengah, begitu pula GP Arab Saudi yang juga mengalami penundaan. Stefano Domenicali, CEO Formula 1, mengatakan masih ada peluang satu dari dua balapan tersebut dapat kembali digelar jika situasi memungkinkan.
Domenicali juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan sekitar 2.000 personel yang terlibat dalam rangkaian balapan Formula 1. Bahrain menjadi kandidat kuat untuk kembali menggelar balapan, dengan opsi tanggal 4 Oktober yang dipertimbangkan antara GP Azerbaijan dan GP Singapura.
Ketika ditanya tentang peluang Bahrain atau Arab Saudi kembali ke kalender musim ini, Ben Sulayem mengaku belum bisa memastikan kondisi tersebut.
"Siapa yang tahu? Apakah akan ada sedikit stabilitas? Sejujurnya, kami masih jauh dari kondisi itu," ujar Mohammed Ben Sulayem.
Ben Sulayem menegaskan, "Kalau Anda bertanya apa yang menjadi prioritas, maka keselamatan masyarakat di sana jauh lebih penting daripada menambah kalender yang sudah padat. Nyawa masyarakat kami, para tetangga kami, dan semua orang di kawasan itu sangat penting."
Presiden FIA juga menyampaikan bahwa Uni Emirat Arab telah menghadapi lebih dari 3.300 serangan rudal dan drone, sehingga keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama.
"Mudah-mudahan keadaan kembali normal dan perdamaian terwujud sehingga kami bisa bangkit lagi. Namun, saya tidak mengetahui apa yang sedang terjadi karena itu bukan berada dalam kendali kami," tambahnya.
Formula 1 diperkirakan harus memutuskan nasib GP Bahrain dan Arab Saudi sebelum jeda pertengahan musim yang dimulai setelah GP Hungaria dalam tiga pekan mendatang. Keputusan ini penting untuk memastikan apakah musim ini akan tetap menyelenggarakan 23 seri balapan.
Dua balapan terakhir musim ini dijadwalkan berlangsung di kawasan Timur Tengah, yaitu GP Qatar pada 29 November dan GP Abu Dhabi sepekan setelahnya, dengan harapan keduanya tetap berjalan sesuai rencana.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow