Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Danantara dalam Reformasi BUMN

Smallest Font
Largest Font

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Badan Pengelola Investasi Danantara dalam mendorong perbaikan kinerja BUMN saat memberikan pidato tahunan di Gedung Parlemen Senayan, Jumat (14/8/2026). Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan sejumlah capaian BUMN yang mencatatkan pertumbuhan laba signifikan, seperti PT Timah tumbuh sebesar 804,7 persen, Pupuk Indonesia 253 persen, Semen Indonesia 196,5 persen, hingga Bank Mandiri 24,3 persen, dilansir dari Detik Finance. Selain itu, beberapa BUMN yang sebelumnya merugi seperti Krakatau Steel dan Kimia Farma kini berhasil membukukan laba, menandai keberhasilan turnaround yang terjadi di berbagai perusahaan negara.

Presiden Prabowo menilai transformasi BUMN di bawah Danantara mulai menunjukkan hasil positif setelah sempat diragukan publik sejak pembentukannya.

"81 tahun yang lalu para pendiri bangsa menetapkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Kekayaan negara harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dan tidak hanya dinikmati segelintir orang," ujar Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan DPR di Kompleks Parlemen Senayan. Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mengapresiasi kemitraan Komisi VI dengan Danantara yang berhasil membenahi BUMN melalui proses streamlining untuk membuat perusahaan negara lebih efektif dan efisien.

"Itu menunjukkan bahwa kemitraan Komisi VI DPR RI dengan Danantara Aset Manajemen sukses. Sukses bagaimana kita bermitra, saling dukung untuk membenahi BUMN-BUMN yang ada," ujar Andre Rosiade di Jakarta. Andre menjelaskan reformasi tersebut berfokus pada peningkatan kinerja dan didukung oleh perubahan undang-undang BUMN yang menghadirkan Danantara sebagai pengelola baru.

"Saya sangat senang bahwa Presiden mengapresiasi kinerja Danantara yang bermitra dengan kami di Komisi VI DPR RI," tambahnya. Pengamat Komunikasi Hendri Satrio menegaskan peran strategis Danantara dalam membangkitkan optimisme publik dan pembangunan Indonesia ke depan. "Danantara mengambil peranan sangat penting dan utama dalam pembangunan Indonesia di masa mendatang, khususnya pada periode pertama pemerintahan Presiden Prabowo," kata Hendri Satrio.

Anggota DPR dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo menilai reformasi BUMN adalah langkah penting untuk menjadikan perusahaan negara lebih produktif dan profesional sehingga bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional.

"Reformasi BUMN merupakan langkah yang berani dan penting karena terlalu banyak perusahaan negara yang tidak produktif justru membebani keuangan negara," ujar Bambang Soesatyo. Bambang menekankan pentingnya restrukturisasi dijalankan secara transparan dan akuntabel agar tujuan meningkatkan kontribusi BUMN tercapai. Transformasi BUMN yang dilakukan Danantara lebih dari sekadar restrukturisasi administratif, melainkan perubahan paradigma pengelolaan aset negara untuk menghasilkan nilai tambah yang optimal bagi Indonesia.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed