Alvaro Morata Buka Suara soal Pencoretan dari Timnas Spanyol Piala Dunia 2026
Alvaro Morata akhirnya angkat bicara soal pencoretannya dari skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026, seperti dilansir dari Bola.
Mantan kapten Spanyol itu mengungkapkan percakapannya dengan pelatih Luis de la Fuente yang memberitahukan keputusannya secara langsung melalui telepon.
Morata memegang peran penting saat Spanyol menjuarai Euro 2024 sebagai starter dan mendapat banyak pujian. Namun dalam 18 bulan terakhir, performanya menurun di klub AC Milan, Galatasaray, dan Como sehingga perannya di timnas berkurang.
Keputusan mencoret Morata dari skuad Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat tidak mengejutkan banyak pihak karena penurunan performanya.
Morata mengaku sudah tahu arah keputusan pelatih sebelum dihubungi.
"Luis (De la Fuente) menelepon saya, dan saya berkata kepadanya, 'Mister, tentu saja saya sudah tahu. Saya tidak bodoh'," ujar Morata.
"Beberapa tahun lalu, saya mungkin akan sangat terpukul. Namun, sekarang saya memahami bahwa memang seperti inilah kenyataannya. Saya memang tidak pantas berada dalam skuad Piala Dunia," tambahnya.
Morata mengakui ini kemungkinan kesempatan terakhirnya tampil di Piala Dunia bersama Spanyol.
"Tentu saja Anda tahu bahwa itu adalah kesempatan terakhir bermain di Piala Dunia. Anda juga tahu bahwa Spanyol punya peluang besar untuk menjadi juara," kata Morata.
"Tetapi, begitulah hidup, tidak selalu berjalan indah. Saya merasa sudah berkembang dalam menghadapi situasi seperti ini dengan lebih dewasa dan lebih berpengalaman," lanjutnya.
Meski kecewa, Morata menegaskan akan tetap mendukung perjuangan Spanyol di Piala Dunia.
"Tentu saja saya ingin pergi ke sana. Saya akan mendukung mereka. Saya pernah mengalami masa-masa yang sangat sulit bersama tim nasional, tetapi pada saat yang sama, tim nasional adalah hal yang paling saya cintai dalam sepak bola," ucap Morata.
Morata juga menyesal gagal menyamai catatan gol Fernando Torres di timnas.
"Saya sedih karena hanya terpaut satu gol dari Fernando. Tim nasional adalah hadiah bagi pemain yang menikmati sepak bola dan tampil luar biasa di klubnya. Saya harus kembali menikmati sepak bola. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya bisa kembali ke tim nasional," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow