Carlo Ancelotti Tolak Jadi Pelatih Timnas Italia dan Perpanjang Kontrak Brasil

Smallest Font
Largest Font

Carlo Ancelotti kembali menolak tawaran menjadi pelatih kepala Timnas Italia pada Juli 2026, mempertegas komitmennya memimpin Timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030, dilansir dari Bola.

Ancelotti sudah menolak tawaran tersebut bukan kali pertama, dengan preferensi kuat memilih pekerjaan di klub dengan aktivitas harian dibandingkan ritme tim nasional. Saat ini, ia memimpin Timnas Brasil sejak Mei 2025 dan memperpanjang kontrak pada Mei 2026 hingga Piala Dunia 2030.

Penolakan terhadap Italia memiliki rekam jejak panjang, termasuk menolak kesempatan setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Pada April 2022, Ancelotti menjelaskan bahwa ia merasa lebih cocok melatih klub karena dinamika aktivitas harian yang lebih sesuai dengan dirinya.

"Saya menolak karena saya tidak merasa ingin melakukannya," ujar Ancelotti, menegaskan kenyamanan dalam melatih di level klub.

Meskipun adanya minat kuat dari federasi sepak bola Italia (FIGC), Ancelotti tetap menolak pada Juli 2026. FIGC kemudian memutuskan fokus mengejar Josep Guardiola sebagai pelatih baru Timnas Italia.

Berbeda dengan sikapnya terhadap Italia, Ancelotti menunjukkan komitmen penuh kepada Brasil. Ia resmi diumumkan sebagai pelatih Timnas Brasil pada Mei 2025 dan langsung mengambil alih posisi pelatih kepala di bulan yang sama.

Pada Mei 2026, Ancelotti memperpanjang kontrak hingga Piala Dunia 2030. Kesepakatan ini membuatnya menjadi pelatih asing pertama yang memimpin Brasil di Piala Dunia dalam lebih dari 60 tahun.

Ancelotti menegaskan akan menghormati kontrak tersebut sampai 2030, menjadi dasar rencana jangka panjang untuk siklus menuju turnamen empat tahunan berikutnya.

Pada Oktober 2025, Ancelotti menyampaikan ambisi mempersembahkan trofi keenam bagi Brasil di Piala Dunia 2026, dengan pengalaman panjang bekerja sama dengan 34 pemain Brasil sejak 1980-an.

Brasil mengalami kekalahan di babak 16 besar Piala Dunia 2026, namun hasil tersebut tidak mengubah kebijakan konfederasi sepak bola Brasil (CBF).

Direktur Sepak Bola CBF, Rodrigo Caetano, menegaskan Ancelotti tetap bertanggung jawab hingga siklus Piala Dunia 2030. Ia menyebut kegagalan sebelumnya akibat kurangnya panduan jangka panjang yang stabil, dan CBF bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed