PT GoTo Dikeluarkan dari Indeks MSCI karena Likuiditas Saham Rendah
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi dikeluarkan dari indeks Global Standard Indexes milik MSCI setelah penutupan perdagangan tanggal 31 Agustus 2026, akibat likuiditas saham yang sangat rendah dan harga saham berada di level Rp 50 per lembar, menurut pengumuman MSCI pada 13 Agustus 2026.
MSCI menilai rendahnya likuiditas saham GOTO terjadi sejak 13 Mei 2026, ketika harga perdagangan mencapai batas minimum yang dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Keputusan ini berdampak pada pemegang saham GOTO yang dianggap kurang menyenangkan.
Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey Petriny, menyatakan bahwa keputusan ini murni bersifat teknis dan bukan disebabkan oleh kinerja perseroan. Ia menjelaskan bahwa pada kuartal II tahun 2026, GOTO mencatat laba bersih sebesar Rp 252 miliar dengan pendapatan bersih Rp 5,7 triliun, serta EBITDA Grup yang disesuaikan meningkat menjadi Rp 1 triliun.
"Kami menyadari bahwa ini merupakan kabar yang kurang menyenangkan bagi banyak pemegang saham kami. Keputusan ini murni bersifat teknis, menyusul harga saham GOTO yang berada di level terendah Rp 50 dan diikuti dengan volume perdagangan yang rendah," ujar Audrey.
Audrey menambahkan optimisme perusahaan untuk mencapai target EBITDA Grup yang disesuaikan antara Rp 3,2 triliun hingga Rp 3,4 triliun dan menegaskan akan terus membangun dialog aktif dengan MSCI serta fokus pada pengelolaan bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
"Keputusan peninjauan indeks dilakukan secara berkala dan kami akan terus menjalin dialog aktif dengan MSCI," kata Audrey.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow