Michael Xander Samosir Raih Beasiswa Penuh ke AS Lewat Kerja Sama KOI dan PSF

Smallest Font
Largest Font

Michael Xander Samosir, perenang berusia 15 tahun, mendapatkan beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat melalui kerja sama antara Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Putera Sampoerna Foundation (PSF), yang diumumkan pada 30 Juli 2026 di Jakarta.

Beasiswa ini merupakan bagian dari upaya KOI memperkuat masa depan student-athlete Indonesia dengan memberikan akses pendidikan internasional yang berkualitas dan mendukung pengembangan prestasi olahraga.

Michael menyampaikan bahwa dia tidak menyangka mendapatkan beasiswa 100 persen dan bertekad untuk meningkatkan kemampuan renangnya serta capaian akademik selama studi di AS.

"Pertama-tama saya kirim proposal. Berharap bisa mendapatkan beasiswa 50 persen aja. Tapi ternyata dikasih 100 persen. Pertama kali dengar dapat beasiswa ini kaget banget," ujar Michael Xander Samosir kepada wartawan di kawasan Senayan.

Michael menargetkan untuk menjadi perenang yang lebih baik dan membanggakan bangsa Indonesia. Dia juga berharap bisa masuk ke Barkley yang terkenal dengan program renang dan pendidikannya yang unggul.

Kerja sama KOI dan PSF ini merupakan bentuk dukungan sistemik bagi atlet muda Indonesia untuk berkembang di bidang olahraga dan pendidikan. Program ini juga melibatkan Komisi Atlet, Komisi Culture and Education, serta Komisi Revenue and Commercial Partnership dari NOC Indonesia.

KOI menargetkan semakin banyak atlet Indonesia yang bisa memperoleh beasiswa serupa ke luar negeri, dengan tujuan agar jalur pendidikan berjalan seiring dengan pembinaan prestasi olahraga.

Josephine Tampubolon, anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia, menyatakan harapannya agar kerja sama ini dapat mengirim lebih banyak atlet ke luar negeri dan memberikan beasiswa berdasarkan potensi dan komitmen mereka.

"Harapan kita ke depannya dengan kerjasama ini semakin banyak menggirimkan atlet-atlet kita ke luar negeri. Ataupun memberikan beasiswa kepada atlet-atlet kita," ujar Josephine Tampubolon.

Josephine juga menegaskan bahwa beasiswa harus dibarengi dengan usaha dan komitmen belajar dari para atlet.

"Kita harus menekankan kepada para atlet kalian harus belajar tidak boleh duduk hanya sekadar berharap mendapatkan beasiswa. Semua harus ada timbal balik. Sampoerna memberikan dukungan materi, kalian harus membayar dengan nilai yang bagus, keinginan yang tinggi dan potensi," tegas Josephine.

Elan Merdy, Senior Director PSF, menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya memberikan beasiswa, tetapi juga pendampingan dan pengembangan kapasitas bagi para student-athlete Indonesia.

"Kami ingin memastikan para student-athlete memperoleh kesempatan belajar yang diakui secara global tanpa harus mengorbankan perjalanan mereka sebagai atlet. Melalui pendampingan akademik, pengembangan kapasitas, hingga peluang beasiswa, kami berharap mereka dapat berkembang secara utuh dan siap menjadi pemimpin di masa depan," kata Elan Merdy.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mempersiapkan atlet muda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional, baik di arena olahraga maupun di ruang kelas.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow