Myspace Berencana Bangkit Kembali Hadapi Persaingan Media Sosial

Smallest Font
Largest Font

Myspace, platform media sosial yang pernah populer pada awal 2000-an, berencana untuk hadir kembali. Chris dan Tim Vanderhook, pemilik perusahaan yang membeli Myspace pada 2011, mengonfirmasi rencana peluncuran ulang tersebut dalam sebuah dokumenter pada 3 Agustus 2026, dilansir dari Detik iNET.

Tim Vanderhook menyatakan, "Kami masih memiliki Myspace," dan menambahkan, "Kami akan meluncurkan Myspace kembali. Kami hanya menunggu waktu yang tepat untuk melakukannya." Namun, saat ini detail seperti tanggal peluncuran dan fitur yang akan dibawa belum diumumkan.

Myspace pertama kali diluncurkan pada 2003 oleh Tom Anderson dan Chris DeWolfe, dan mencapai puncak popularitas pada 2006 dengan menjadi situs paling banyak dikunjungi di Amerika Serikat, mengalahkan Google dan eBay. Keunikan Myspace terletak pada kemampuan pengguna untuk mengkustomisasi profil dengan HTML dan CSS, serta memilih lagu yang diputar otomatis saat profil dikunjungi.

Platform ini mengalami beberapa kali perubahan kepemilikan, termasuk akuisisi oleh News Corp pada 2005 dengan nilai USD 580 juta. Namun, kehadiran Facebook menggerus popularitas Myspace hingga penurunan jumlah pengguna. Pada 2011, News Corp menjual Myspace ke Specific Media dan Justin Timberlake seharga USD 35 juta.

Tim Vanderhook mengungkapkan bahwa upaya modernisasi pada 2013 tidak berhasil mengembalikan kejayaan Myspace. "Kami benar-benar mencoba memodernisasinya, tetapi saat itu perusahaan sudah berbeda. Itu bukan Myspace yang sama," ujarnya.

Jika Myspace benar-benar kembali, mereka harus bersaing dengan banyak platform media sosial populer saat ini seperti Facebook, Instagram, Twitter/X, Threads, dan Bluesky.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow