Phil Foden Siap Bangkit dan Pimpin Manchester City Musim 2026/2027
Gelandang Manchester City, Phil Foden, berbicara tentang kegagalannya masuk skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 yang dilaksanakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, serta rencananya untuk bangkit di musim 2026/2027.
Foden, yang berusia 26 tahun, memilih menjauh sejenak dari sepak bola untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya sebelum memulai musim baru. Dia menjadi salah satu nama besar yang tidak dibawa oleh pelatih Thomas Tuchel ke turnamen tersebut, yang sempat memicu perdebatan mengingat reputasinya sebagai talenta terbaik Inggris.
Alih-alih terlarut dalam kekecewaan, Foden memanfaatkan waktu libur untuk berkumpul dengan keluarga dan mengisi ulang energinya. "Saya mengambil waktu istirahat dari sepak bola, menghabiskan waktu bersama keluarga, dan benar-benar beristirahat," ujar Foden dalam konferensi pers jelang laga pramusim Manchester City melawan K-League All Stars di Seoul.
Menatap musim baru dengan semangat, Foden bertekad menunjukkan performa terbaik dan membantu Manchester City meraih berbagai trofi. "Saya hanya ingin menjalani musim yang benar-benar bagus. Saya ingin membantu tim semaksimal mungkin, menjadi salah satu pemimpin di tim, dan semoga kami bisa memenangkan gelar," katanya.
Kegagalan tampil di Piala Dunia justru memberi keuntungan bagi Foden karena dia dapat mengikuti seluruh rangkaian pramusim di bawah pelatih anyar Manchester City, Enzo Maresca. Foden juga baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun yang akan membuatnya bertahan hingga 2030.
Pelatih Enzo Maresca menegaskan bahwa mengembalikan Foden ke performa terbaiknya merupakan prioritas utama. Maresca ingin Foden tampil seperti saat meraih penghargaan Pemain Terbaik Premier League dua musim lalu. Kedekatan mereka sudah terjalin sejak sama-sama di musim treble Manchester City, sehingga Maresca yakin Foden masih memiliki potensi besar untuk berkembang.
Dengan hengkangnya Bernardo Silva ke Real Madrid, Manchester City memasuki era baru yang membuka peluang bagi pemain senior termasuk Foden untuk mengambil peran lebih besar. Foden menilai dirinya siap menjadi salah satu sosok pemimpin baru di ruang ganti City. Mentalitasnya setelah gagal tampil di Piala Dunia menjadi modal penting untuk menghadapi musim mendatang.
Apabila mampu kembali ke performa terbaik dan terbebas dari masalah kebugaran, Foden berpotensi menjadi pemain paling berpengaruh bagi Manchester City pada musim 2026/2027. Penampilan impresif bersama klub juga diyakini dapat membuka kembali pintu Timnas Inggris untuk turnamen internasional berikutnya.
Semua fakta tersebut dilansir dari Bola.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow