PSSI Kumpulkan Pendapatan Rp722 Miliar dan Buka Kolaborasi dengan Pemerintah
PSSI berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar Rp722 miliar yang sebagian besar berasal dari sponsor, sambil tetap membuka peluang menerima bantuan dari pemerintah.
Dari total pendapatan tersebut, lebih dari 90 persen diperoleh dari sponsor, sedangkan dana bantuan pemerintah melalui APBN hanya sebesar Rp63 miliar, menurut laporan dari Detik Sport.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa organisasi sepakbola itu bekerja keras mendapatkan pendanaan melalui berbagai sumber, seperti penjualan merchandise, sponsor, tiket pertandingan, dan hak siar televisi.
"Kami di PSSI bekerja keras untuk mendapatkan pendanaan itu. Baik dari penjualan merchandise, sponsor, tiket pertandingan, hingga hak siar televisi. Artinya, kami juga cukup mandiri sebagai organisasi olahraga," ujar Erick Thohir setelah Kongres PSSI di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Sebelum masa kepemimpinan Erick Thohir, PSSI memilih mengelola organisasi dengan dana yang dikumpulkan sendiri dan cenderung menutup diri dari dana bantuan pemerintah.
Erick Thohir berniat mengubah tradisi tersebut dengan membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah demi memajukan sepakbola nasional.
"Jangan sampai ada persepsi bahwa kami tidak memerlukan dukungan pemerintah. Tadi juga Bapak Presiden menyampaikan mengenai dana dan fasilitas yang akan terus didukung. Itu tentu sangat kami butuhkan," ucap Erick Thohir.
Erick menambahkan bahwa angka pendapatan tersebut menempatkan PSSI sebagai salah satu federasi olahraga terbesar di Indonesia, menandakan perkembangan profesionalisme dan kemandirian organisasi.
"Angka itu menunjukkan federasi kita menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia dibandingkan federasi olahraga lainnya. Ini menjadi bukti bahwa PSSI terus berkembang sebagai organisasi yang profesional sekaligus mandiri," tuturnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow