Seoul Tetapkan Peringatan Gelombang Panas Tertinggi, 2 Meninggal
Otoritas Seoul menetapkan status peringatan gelombang panas tertinggi setelah suhu udara diperkirakan mencapai 38 derajat Celsius, sebagai respons terhadap ancaman cuaca ekstrem yang membahayakan warga, dilansir dari Suara.
Status bahaya ini mulai berlaku sejak Selasa pukul 11.00 waktu setempat di wilayah tenggara dan barat laut ibu kota, mencakup 11 distrik padat penduduk seperti Gangnam, Songpa, Gangseo, dan Gwanak.
Sejak pertengahan Mei, sebanyak 185 warga Seoul telah jatuh sakit akibat cuaca panas, dengan dua di antaranya meninggal dunia, menurut laporan resmi yang dikutip dari Suara.
Pemerintah Seoul menanggapi situasi dengan mengintensifkan upaya mitigasi, seperti menyiramkan air ke jalan-jalan utama untuk menurunkan suhu permukaan kota secara cepat.
Kelompok masyarakat rentan di kawasan padat penduduk mendapat perhatian khusus agar terhindar dari risiko dehidrasi dan heatstroke.
Otoritas telah menyiapkan sekitar 4.000 titik pengungsian yang dialihfungsikan dari fasilitas umum seperti pusat komunitas dan balai lansia menjadi tempat berlindung berpendingin udara.
Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan mengirimkan pesan peringatan massal ke ponsel warga, mengimbau mereka untuk mengonsumsi banyak air dan beristirahat di ruangan ber-AC.
Warga juga diminta menghentikan aktivitas luar ruang selama suhu puncak dan terus memantau kondisi kesehatan keluarga masing-masing.
Sistem Peringatan Gelombang Panas berbasis suhu yang dirasakan ini baru diperkenalkan pada 1 Juni lalu untuk meningkatkan respons terhadap perubahan iklim global, menurut Suara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow