Samsung Galaxy J7 Plus 2026, Apa Masih Layak Pakai dan Harga Terbaru?

Smallest Font
Largest Font

Samsung Galaxy J7 Plus tetap menarik untuk dibahas di 2026 karena model ini pernah menjadi pilihan populer di kelas menengah saat dirilis pada September 2017. Dari spesifikasinya, menurut saya, smartphone ini memiliki beberapa kelebihan menarik, tapi juga kekurangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan membelinya sekarang.

Samsung Galaxy J7 Plus diumumkan pada 2 September 2017 dan dirilis resmi pada 22 September 2017. Dengan dimensi 152,4 mm x 74,7 mm x 7,9 mm dan berat sekitar 180 gram, ponsel ini hadir dalam pilihan warna hitam, emas, dan rose-gold.

Pada masanya, J7 Plus menargetkan pengguna yang menginginkan smartphone dengan dual kamera yang cukup mumpuni serta performa yang stabil di kelas menengah. Namun, memasuki 2026, persaingan dan perkembangan teknologi telah jauh berubah, sehingga perlu dilihat apakah perangkat ini masih relevan.

Spesifikasi Utama Samsung Galaxy J7 Plus

Desain dan Layar

Desain Samsung Galaxy J7 Plus mengusung bodi metal dengan layar Super AMOLED 5,5 inci beresolusi Full HD+ (1080 x 1920 piksel). Layar ini menawarkan warna yang tajam dan kontras cukup baik untuk kelasnya, bahkan hingga saat ini.

Meskipun desainnya terasa agak tebal dan bezel masih cukup besar dibandingkan smartphone modern, layar AMOLED masih memberikan pengalaman visual yang nyaman untuk menonton video dan bermain game ringan.

Performa dan Chipset

Samsung membekali J7 Plus dengan chipset MediaTek Helio P20 MT6757, prosesor octa-core 2,4 GHz Cortex-A53, serta GPU Mali-T880 MP2. Dengan RAM 4GB dan memori internal 32GB, performanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti sosial media, browsing, dan aplikasi ringan.

Namun, jika dipakai untuk aplikasi berat atau game terkini, performa J7 Plus terlihat ketinggalan, terutama karena chipset ini sudah lawas dan tidak mendukung teknologi terbaru seperti 5G atau efisiensi baterai yang dioptimalkan.

Kamera: Apakah Dual Kamera Samsung Galaxy J7 Plus Bagus?

Salah satu fitur andalan J7 Plus adalah kamera ganda di belakang. Kamera utama 13 MP dengan aperture f/1.7 dan kamera sekunder 5 MP untuk efek bokeh atau depth sensing. Kamera depan beresolusi 16 MP f/1.9 juga cukup jernih untuk selfie.

Hasil kamera tergolong baik untuk pencahayaan cukup, dengan detail yang cukup tajam dan warna natural. Namun, performa kamera ini menurun di kondisi minim cahaya, dan fitur tambahan seperti night mode atau stabilisasi gambar tidak tersedia.

Berbeda dengan model lain seperti Samsung J7 Pro, J7 Plus memiliki dual kamera yang lebih fokus pada efek bokeh. Jadi, untuk pertanyaan "apakah samsung galaxy j7 plus ada dual kamera", jawabannya jelas iya, dan fitur ini cukup menarik di zamannya.

Baterai dan Daya Tahan Penggunaan

Samsung Galaxy J7 Plus mengusung baterai berkapasitas 3000 mAh. Kapasitas ini tergolong standar untuk layar 5,5 inci dan chipset yang tidak terlalu haus daya.

Dari laporan pengguna dan review Indonesia, baterai J7 Plus cukup awet untuk pemakaian sehari-hari dengan aktivitas standar. Namun, jika digunakan untuk streaming video atau gaming, daya tahan baterai cepat terkuras.

Untuk pertanyaan "samsung j7 plus baterai awet gak", bisa saya simpulkan bahwa baterai masih memadai untuk pemakaian ringan hingga sedang, tapi bukan yang terbaik jika dibandingkan dengan smartphone keluaran terbaru yang punya baterai lebih besar dan fitur penghemat daya canggih.

Fitur Lain dan Pengalaman Pengguna

Fingerprint dan Keamanan

Samsung J7 Plus sudah dilengkapi fitur fingerprint sensor yang diletakkan di tombol home depan. Fitur ini membantu membuka kunci layar dengan cepat dan relatif akurat, meski tidak secepat sensor sidik jari di layar pada ponsel masa kini.

Bagi yang bertanya "cara setting fingerprint samsung j7 plus", prosesnya dapat dilakukan melalui menu pengaturan keamanan dengan langkah yang cukup sederhana.

Software dan Update Sistem

Ponsel ini awalnya menjalankan Android 7.1 Nougat dan sayangnya tidak mendapat update sistem operasi resmi yang signifikan. Keadaan ini membuat J7 Plus kehilangan akses ke fitur Android terbaru dan keamanan yang lebih mutakhir.

Hal ini menjadi salah satu kekurangan utama karena dari sisi software, perangkat ini mulai usang untuk kebutuhan update aplikasi dan keamanan data pengguna.

Perbandingan Samsung Galaxy J7 Plus dan J7 Pro

Samsung Galaxy J7 Plus dan J7 Pro sering dibandingkan karena keduanya dirilis berdekatan dan menyasar segmen yang hampir sama. Perbedaan utama terletak pada chipset dan kamera. J7 Pro memakai chipset Exynos 7870 yang lebih stabil dan optimal, sementara J7 Plus menggunakan MediaTek Helio P20 yang sedikit lebih cepat namun lebih boros daya.

Dari sisi kamera, J7 Plus unggul dengan fitur dual kamera untuk efek bokeh, sedangkan J7 Pro hanya kamera tunggal namun kualitas sensor dan hasil foto cukup bersaing.

Untuk pertanyaan "perbedaan samsung j7 plus dan j7 pro", dapat disimpulkan bahwa J7 Plus lebih cocok bagi pengguna yang ingin fitur kamera ganda, sedangkan J7 Pro menawarkan kestabilan performa dan pengalaman software yang lebih baik.

Harga dan Ketersediaan di Pasar Indonesia 2026

Saat dirilis, Samsung Galaxy J7 Plus dibanderol sekitar Rp3,5 juta hingga Rp4 juta. Namun, memasuki 2026, harga bekasnya sudah sangat jauh turun, berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta tergantung kondisi dan kelengkapan.

Harga ini membuat J7 Plus pilihan yang ekonomis untuk pengguna pemula atau mereka yang butuh ponsel cadangan dengan fitur cukup lengkap. Namun, untuk penggunaan utama, saya sarankan mempertimbangkan perangkat dengan spesifikasi dan dukungan software yang lebih mutakhir.

Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy J7 Plus

  • Kelebihan: Layar AMOLED yang tajam, kamera ganda dengan efek bokeh, desain bodi metal yang solid, fingerprint sensor yang responsif.
  • Kekurangan: Chipset lawas yang kurang efisien, minim update software, baterai standar, dan desain yang terasa ketinggalan zaman di 2026.
Perbandingan spesifikasi utama Samsung Galaxy J7 Plus dengan J7 Pro
FiturSamsung Galaxy J7 PlusSamsung Galaxy J7 Pro
ChipsetMediaTek Helio P20 (MT6757)Exynos 7870 Octa-core
Kamera Belakang13 MP + 5 MP dual kamera13 MP tunggal
Layar5,5 inci AMOLED, Full HD+5,5 inci Super AMOLED, Full HD+
Baterai3000 mAh3600 mAh
RAM4 GB3/4 GB
Sistem Operasi AwalAndroid 7.1 NougatAndroid 7.0 Nougat
FingerprintYa, tombol home depanYa, tombol home depan
Harga Bekas 2026Rp500 ribu - Rp1 jutaRp700 ribu - Rp1,2 juta
Review Samsung Galaxy J7 Plus Indonesia | Gadgetren

Prediksi Relevansi Samsung Galaxy J7 Plus di Tahun 2026

Di tahun 2026, Samsung Galaxy J7 Plus jelas bukan pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan teknologi terbaru, fitur kamera canggih, atau performa tinggi. Namun, bagi yang mengutamakan harga sangat terjangkau dan kebutuhan dasar seperti telepon, pesan, dan media sosial ringan, J7 Plus masih bisa memenuhi ekspektasi.

Penting dipahami bahwa keterbatasan update software dan hardware lama membuat perangkat ini rentan terhadap masalah keamanan dan kompatibilitas aplikasi terbaru. Jadi, jangan berharap performa dan fitur setara smartphone modern.

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy J7 Plus adalah perangkat yang mencerminkan masa kejayaannya di kelas menengah 2017. Untuk tahun 2026, smartphone ini lebih cocok sebagai opsi hemat atau koleksi nostalgia dibandingkan alat utama harian.

Memiliki dual kamera dan layar AMOLED di kelas harga terjangkau dulu merupakan nilai plus. Namun, mempertimbangkan kebutuhan software dan keamanan kini, saya menilai J7 Plus sudah sulit direkomendasikan kecuali untuk pengguna dengan kebutuhan sangat sederhana.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow