Donald Trump Perintahkan Pengurangan Latihan Militer Bersama Korsel
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Pentagon untuk secara signifikan mengurangi latihan militer bersama dengan Korea Selatan karena kekecewaannya terhadap kurangnya dukungan sekutu itu dalam perang melawan Iran, menurut dilansir dari Bloombergtechnoz.
Latihan gabungan selama 10 hari yang melibatkan sekitar 18.000 tentara Korea Selatan dijadwalkan dimulai pada Senin, 17 Agustus 2026, bertujuan menghadapi ancaman baru dari Korea Utara. Namun, Trump menyatakan bahwa latihan tersebut sudah terlambat untuk dibatalkan tetapi skalanya akan dikurangi.
Trump menyebut latihan militer tersebut memakan biaya besar dan mengirimkan sinyal yang tidak tepat kepada Korea Utara. Ia juga menyinggung hubungan sangat baik dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
Melalui unggahan di media sosial, Trump mengatakan, "meski agak tidak berkaitan (?), saya baru-baru ini bertanya kepada Presiden Korea Selatan apakah mereka ingin bergabung dengan kami dalam Denuklirisasi Republik Islam Iran, dan mereka menjawab, 'Tidak, terima kasih!'"
Trump menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengurangi latihan militer bersama dengan Korea Selatan secara signifikan.
AS dan Korea Selatan telah menggelar latihan militer bersama selama beberapa dekade, meskipun sempat dikurangi pada masa jabatan pertama Trump saat melakukan perundingan dengan Kim Jong Un.
Perang yang melibatkan Iran memicu kenaikan harga minyak dan gas serta menambah tekanan politik bagi Partai Republik menjelang pemilu paruh waktu. AS tengah menyiapkan langkah ekonomi terhadap Teheran setelah perundingan menemui jalan buntu.
Pengumuman Trump juga muncul setelah Korea Selatan menyatakan pembicaraan mengenai proyek investasi strategis bersama AS masih berlangsung, di tengah laporan bahwa Washington meminta Seoul mempercepat rencana investasi tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow