Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan di ARRC Mandalika 2026
Yamaha Racing Indonesia memasang target tinggi untuk meraih kemenangan pada seri keempat Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang digelar pada 7-9 Agustus 2026.
Tim ini akan tampil di dua kelas, Supersports 600 (SS600) dan Asia Production 250 (AP250), dengan modal persiapan matang, termasuk kemenangan dan podium di Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series pekan sebelumnya, seperti dilansir dari Bola.
Musim lalu, Mandalika menjadi saksi sejarah bagi Yamaha Racing Indonesia dengan pencapaian double podium di kelas SS600: Wahyu Nugroho posisi kedua dan M. Faerozi posisi ketiga. Kini tim membidik kemenangan sekaligus memperbaiki posisi klasemen.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menjelaskan pentingnya tampil di kandang sendiri.
"Race di Mandalika selalu terasa spesial karena tampil di rumah sendiri dengan support penggemar Tanah Air yang berarti untuk memperkuat mental pembalap. Yamaha Racing Indonesia akan berupaya menggapai kemenangan pada dua kelas sebagai bagian improvement. Misi ini kami harapkan terwujud agar berimbas meningkatkan peringkat di klasemen dan menambah spirit perjuangan hingga akhir musim nanti," ujar Wahyu Rusmayadi.
Di kelas SS600, Wahyu Nugroho saat ini berada di peringkat keenam klasemen dengan 58 poin berkat beberapa kali finis di posisi lima besar dan sepuluh besar, termasuk hampir naik podium di seri pembuka Sepang.
M. Faerozi menempati posisi ke-10 klasemen dengan 35 poin dan hasil terbaik finis kelima di seri kedua Buriram. Yamaha Racing Indonesia juga menurunkan Arai Agaska sebagai pembalap wild card di kelas SS600, yang sebelumnya pernah meraih podium ketiga ARRC Mandalika 2024 di kelas AP250.
Di kelas AP250, Candra Hermawan menjadi andalan dengan posisi keempat klasemen sementara berkat tiga podium ketiga berturut-turut di Sepang, Buriram, dan Motegi. Musim lalu ia gagal maksimal di Mandalika karena DNF dan finis ke-11.
Rekan setimnya, Muhammad Fadhil Musyavi, berada di peringkat ke-14 dengan 27 poin dan hasil terbaik finis kelima di Sepang dan Motegi. Ia juga ingin tampil lebih kompetitif di balapan kandang.
Wahyu Nugroho menyatakan bahwa kenangan podium tahun lalu menjadi motivasi untuk meraih hasil lebih baik.
"Memori positif ARRC Mandalika tahun lalu menjadi inspirasi untuk mengulang kembali pencapaian itu, juga berharap bisa improve dengan hasilnya kemenangan. Menang di Mandalika Racing Series pekan lalu juga menambah semangat. Semoga race weekend ini berlangsung lancar dan target bisa tercapai," kata Wahyu Nugroho.
M. Faerozi ingin mengulang prestasi yang sama di Mandalika.
"Kenangan manis ARRC Mandalika musim lalu saya ingat sebagai pembuktian kemampuan saya mencapai podium. Tahun ini saya harapkan bisa meraih hasil yang sama. Balapan di negeri sendiri rasanya selalu berbeda dengan semangat lebih untuk bertarung maksimal," ujar M. Faerozi.
Arai Agaska menyambut kesempatan tampil di Mandalika sebagai persiapan menghadapi kompetisi World Sportbike.
"Ikut seri 4 ARRC di Mandalika ini mengingatkan ketika saya berkompetisi di ajang yang jadi bagian dari perjalanan karier saya. Kali ini balapan di daerah saya sendiri, tentunya menambah motivasi untuk berupaya semaksimal mungkin," kata Arai Agaska.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow