BRIN Jelaskan Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur Bali
Kematian massal ikan di Danau Batur, Bali, terjadi akibat fenomena pencampuran kolom air danau yang membawa zat beracun dari lapisan dasar ke permukaan, demikian menurut Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN.
Peneliti biogeokimia BRIN, Sulung Nomosatryo, menyatakan lapisan dasar danau secara alami memiliki kadar oksigen rendah dan mengandung senyawa sulfida yang dapat menjadi racun saat terbawa ke permukaan. Saat peristiwa kematian ikan, kadar oksigen terlarut di permukaan turun mendekati nol dan bau hidrogen sulfida tercium kuat.
"Keberadaan bau H2S menunjukkan bahwa air dari lapisan bawah kemungkinan telah terangkat ke permukaan. Namun, kita tidak dapat langsung menyimpulkan bahwa sulfida merupakan penyebab tunggal kematian ikan," ujar Sulung pada 2 Agustus 2026 melalui laman BRIN.
Sulung menambahkan bahwa analisis laboratorium diperlukan untuk memahami penyebab kematian ikan secara menyeluruh.
Peneliti hidrodinamika danau BRIN, Arianto Budi Santoso, menjelaskan Danau Batur merupakan danau vulkanik dengan kandungan sulfur yang lebih tinggi dibanding danau lain. Di kondisi tanpa oksigen, senyawa sulfat di dasar danau berubah menjadi sulfida yang saat pencampuran air naik ke permukaan akan mengonsumsi oksigen terlarut saat mengalami oksidasi kembali.
"Periode mixing di Danau Batur biasanya terjadi pada bulan Juni-Agustus, akhir Desember, dan Februari," kata Arianto.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Inland Waters, Danau Batur tergolong danau polimiktik yang mengalami pencampuran air beberapa kali setahun. Proses ini dapat mempercepat penurunan kadar oksigen karena oksidasi sulfida, respirasi organisme, dan dekomposisi bahan organik.
Dampak pencampuran kolom air berbeda-beda tergantung cuaca, karakteristik fisik danau, kualitas air, dan kondisi ekosistem saat pencampuran terjadi.
BRIN berharap data ini dapat menjadi dasar pengembangan sistem peringatan dini dan kebijakan pengelolaan danau adaptif berbasis ilmiah, serta akan terus melakukan penelitian dan pemantauan dinamika Danau Batur untuk mendukung pengambilan keputusan berkelanjutan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow