Clarence Dally Meninggal Akibat Paparan Sinar-X dalam Eksperimen Edison

Smallest Font
Largest Font

Clarence Madison Dally, asisten Thomas Edison, meninggal pada 1904 akibat komplikasi paparan sinar-X yang dialaminya selama eksperimen pengembangan tabung sinar katoda di laboratorium Edison.

Dally yang sebelumnya adalah peniup kaca, membantu Edison dalam proyek sinar-X dengan memproduksi tabung dan menguji keefektifannya. Namun, metode uji yang ia gunakan berisiko karena menempatkan tangannya langsung di jalur sinar-X, yang umum dilakukan pada masa itu.

Thomas Edison sendiri mulai mengamati gejala gangguan pada penglihatannya akibat paparan sinar-X dan menghentikan eksperimen tersebut dua tahun sebelum kematian Dally. Edison juga mengaku takut dengan radiasi dari unsur seperti radium dan polonium, sehingga tidak melanjutkan penelitian lebih jauh.

Menurut makalah yang menjelaskan kondisi Dally, fisikawan Angelo Battelli pada 14 Maret 1896 sudah memperingatkan efek berbahaya sinar-X terhadap jaringan hidup, termasuk mata manusia. Namun, kekhawatiran ini awalnya banyak diabaikan oleh ilmuwan lain.

Dally mengalami luka bakar, kerontokan rambut, dan ulserasi akibat paparan sinar tersebut. Meskipun demikian, ia terus bekerja hingga akhirnya harus menjalani amputasi lengan kiri dan beberapa jari tangan kanan karena kerusakan yang semakin parah.

Pada 1901, Dally juga diminta mengoperasikan mesin sinar-X untuk membantu identifikasi peluru pada Presiden William McKinley yang tertembak, namun presiden meninggal sebelum pemindaian dilakukan.

Dally tetap dipekerjakan Edison selama masa sakitnya tetapi meninggal akibat dermatitis radiasi, yang diduga sebagai kematian manusia pertama akibat paparan sinar-X, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed