Dokter Dikecam Usai Komentar Terkait Mendiang Yusrizal

Smallest Font
Largest Font

Sejumlah dokter di media sosial dikecam setelah mendiang Yusrizal mengeluhkan layanan instalasi gawat darurat (IGD) yang lambat. Yusrizal menunggu sekitar delapan jam sebelum mendapatkan ruang rawat.

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik setelah Yusrizal meninggal dunia beberapa hari setelah mengungkapkan keluhannya di akun Threads pribadinya.

Prof. Tjandra Yoga Aditama, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengingatkan bahwa empati adalah prinsip yang wajib dimiliki oleh setiap dokter.

"Seorang dokter tentu harus memberi empati pada pasien, bagaimanapun keadaannya karena pasien memang sedang sakit yang bukan hanya fisik tetapi juga mungkin ada tekanan pemikiran menghadapi situasi yang ada," ujar Prof. Tjandra.

Ia menambahkan bahwa dokter perlu memiliki kemampuan "einfühlung", yang merupakan istilah Jerman untuk "merasa ke dalam" agar dapat memahami kondisi psikologis pasien.

"Dalam hal ini dokter perlu dan harus punya 'einfühlung' pada pasien. Jadi dokter bukan hanya memeriksa dan mengobati pasien, tetapi juga merabahasakan apa yang dialami dan dikeluhkan pasiennya," jelasnya.

Prof. Tjandra menekankan pentingnya pemahaman terhadap keadaan pasien, yang meliputi beban psikologis yang mungkin mereka alami.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed