Dua Drone Iran Serang Kantor PM dan Rumah Kepala Intelijen Kurdistan
Dua drone Iran menyerang kantor perdana menteri dan rumah kepala intelijen wilayah otonom Kurdistan di Irak, Senin (17/8/2026), menurut laporan yang dilansir dari Detikcom. Serangan menggunakan dua drone bermuatan bahan peledak jenis Hadid-110 yang diluncurkan dari wilayah Iran mengenai kantor pribadi Perdana Menteri Masrour Barzani dan kediaman direktur Badan Parastin. Direktorat Kontra-Terorisme Kurdistan menyatakan tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut.
Perdana Menteri Masrour Barzani menyebut serangan ini sebagai eskalasi berbahaya dan ancaman langsung terhadap keamanan serta stabilitas Kurdistan.
"Setelah penyelidikan oleh Unit Kontra-Terorisme Kurdistan, kantor pribadi saya dan rumah kepala Badan Keamanan dan Intelijen menjadi sasaran serangan drone Iran hari ini," ujar Barzani. Region Kurdistan telah menjadi target lebih dari 1.000 serangan oleh Iran dan kelompok bersenjata pro-Iran sejak dimulainya konflik di Timur Tengah, karena wilayah ini menampung pasukan AS, perusahaan minyak asing, dan kelompok pemberontak yang diasingkan dari Iran.
Drone sering dicegat di atas ibu kota Kurdistan, Erbil, sementara yang lain menyerang pemberontak dan kepentingan Amerika Serikat. Teheran menuduh kelompok oposisi Kurdi yang diasingkan bekerja untuk kepentingan Barat dan Israel, sehingga serangan terhadap mereka terus berlanjut, meskipun ada gencatan senjata regional yang diumumkan pada April dan kemudian gagal.
Mayoritas kelompok tersebut telah meninggalkan pangkalan dan kamp mereka di Kurdistan sejak perang antara AS dan Israel melawan Iran dimulai. Sebelumnya, pada 17 Juli 2026, serangan drone dan roket menewaskan sembilan orang di dekat kota Sulaimaniyah, di bagian timur wilayah Kurdistan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow