Eksekutif OpenAI Tinggalkan Perusahaan Jelang IPO Senilai 852 Miliar USD
Beberapa eksekutif OpenAI mengundurkan diri menjelang rencana penawaran umum saham perdana (IPO) perusahaan senilai 852 miliar USD, menimbulkan tekanan pada CEO Sam Altman dan pimpinan lain untuk menjaga stabilitas.
Denise Dresser, yang direkrut sebagai chief revenue officer pada Desember dan kemudian mengambil alih tanggung jawab tambahan setelah operating chief Brad Lightcap meninggalkan posisinya, mengumumkan kepergiannya secara tiba-tiba. Lightcap sendiri mengakhiri masa kerja delapan tahunnya untuk memulai proyek baru, menurut laporan Detik iNET dari CNBC.
Kepergian ini menambah daftar eksekutif senior yang meninggalkan OpenAI, termasuk Fidji Simo yang mundur untuk fokus pada pemulihan penyakit kronis, serta empat eksekutif lain seperti Wakil Presiden Sains Kevin Weil dan kepala pemasaran Kate Rouch yang mundur bulan April.
Kevin McCormick, pendiri startup AI SignAudit.AI, menilai kepergian eksekutif menjelang IPO sebagai "tanda bahaya besar" bagi perusahaan.
Fidji Simo, yang sebelumnya CEO Instacart, menyatakan, "Saya mengundurkan diri untuk fokus pada pemulihan setelah penyakit kronis saya memburuk."
Denise Dresser sebelumnya membangun reputasi di sektor korporasi setelah lebih dari satu dekade di Salesforce dan ditugaskan mengembangkan unit bisnis tinggi margin OpenAI yang bersaing dengan Anthropic.
Budaya kerja di OpenAI digambarkan oleh mantan karyawan sebagai lingkungan bertekanan tinggi dengan pendekatan rekrut cepat dan pecat cepat.
Di tahun 2023, CEO Sam Altman pernah diberhentikan sementara oleh dewan direksi karena dinilai kurang konsisten dalam komunikasi, namun dipulihkan beberapa hari kemudian setelah muncul kekhawatiran investor dan ancaman keluar massal karyawan.
Altman mengucapkan terima kasih kepada Lightcap melalui platform X dan menyatakan antusias menghadapi proyek selanjutnya setelah kepergian Lightcap.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow