FA Inggris Dukung Boikot UEFA Terhadap Kompetisi FIFA Terkait Kepemilikan Piala Dunia
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan UEFA yang memboikot seluruh kompetisi FIFA jika rencana membuka kepemilikan Piala Dunia kepada investor swasta tetap dilanjutkan, dilansir dari Bola.
Keputusan ini berpotensi berdampak pada klub Premier League seperti Arsenal, Liverpool, dan Manchester City yang bisa kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia Antarklub edisi 2029 jika boikot masih berlangsung.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengusulkan penjualan sebagian kepemilikan Piala Dunia kepada investor swasta, dengan FIFA mempertahankan 51 persen dan sisanya dilepas kepada investor.
Menanggapi proposal tersebut, UEFA mengadakan pertemuan darurat virtual dan seluruh 55 asosiasi anggota bulat menyetujui boikot terhadap kompetisi FIFA selama rencana itu berlaku.
"Kami berdiri bahu membahu bersama rekan-rekan kami di Eropa dan sepenuhnya mendukung pandangan bersama ini. Kami menentang rencana FIFA. Piala Dunia FIFA adalah milik sepak bola dan akan selalu demikian," ujar FA Inggris.
UEFA menegaskan tidak akan ada timnas dari anggotanya yang ikut kompetisi FIFA sampai proposal tersebut dibatalkan dan ada jaminan kepemilikan tidak dibuka kepada pihak swasta.
Boikot ini tidak hanya berdampak pada timnas, tetapi juga Piala Dunia Antarklub yang pada 2029 direncanakan diikuti 48 tim, termasuk klub-klub Eropa.
Jika boikot berlanjut, klub seperti Arsenal, Liverpool, Manchester City, Barcelona, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain tidak akan tampil di turnamen tersebut.
"UEFA dan 55 asosiasi anggotanya berdiri sebagai satu kesatuan. Kami secara bulat dan tegas menolak proposal FIFA untuk mengalihkan kepemilikan Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," ujar UEFA.
Chelsea, juara Piala Dunia Antarklub 2025, juga belum pasti bisa mempertahankan gelarnya karena finis di posisi ke-10 Premier League dan masih bergantung pada berakhirnya boikot UEFA.
Pada edisi 2025, total hadiah mencapai 740 juta paun dan juara mendapatkan sekitar 84 juta paun. Jika boikot berlanjut, klub-klub Inggris berpotensi kehilangan pendapatan tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow