FIFA Bela Gianni Infantino dari Tuduhan Penyalahgunaan Jabatan di UEFA

Smallest Font
Largest Font

FIFA membela Presiden Gianni Infantino yang diduga menyalahgunakan jabatannya saat menjabat di UEFA. Tuduhan ini muncul di tengah kontroversi yang terus membayangi Infantino, menurut laporan dari Detik Sport.

Infantino dituding menggunakan posisi Sekretaris Jenderal UEFA pada periode 2009-2016 untuk membiayai seorang bawahan perempuan yang disebut sebagai pacar simpanannya dengan dana UEFA. Selain itu, Infantino juga dituduh membantu wanita tersebut mendapatkan posisi strategis melalui koneksi di UEFA.

FIFA membantah keras tudingan tersebut dan menilai kabar ini merupakan fitnah yang sengaja dihembuskan untuk melemahkan organisasi dan presidennya. FIFA menilai tuduhan tersebut sebagai usaha terencana untuk menggulingkan Infantino sebelum pemilihan presiden FIFA yang akan berlangsung pada Maret 2027, di mana Infantino kembali mencalonkan diri.

Dalam pernyataannya, FIFA menegaskan bahwa proses pemilihan presiden harus sesuai dengan Statuta FIFA dan prosedur demokratis yang berlaku. "FIFA tidak akan mendukung, memfasilitasi, atau menoleransi proses apa pun terkait pemilihan Presiden FIFA yang tidak sesuai dengan Statuta FIFA, prosedur demokratis, dan kerangka tata kelola yang telah ditetapkan," ujar FIFA.

FIFA juga mengkritik pihak-pihak yang tidak mendapat dukungan dari Asosiasi Anggota FIFA namun berusaha mencapai tujuan mereka melalui tuduhan dan informasi keliru. "Semakin jelas terlihat adanya upaya terencana dan berkelanjutan dari pihak-pihak tertentu untuk melemahkan FIFA dan Presidennya," lanjut pernyataan tersebut.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow