Formula 1 Alami Penurunan Pendapatan dan Laba Operasional Kuartal Kedua 2026

Smallest Font
Largest Font

Formula 1 mengalami penurunan pendapatan dan laba operasional pada kuartal kedua 2026 dibandingkan periode sama tahun lalu, dilansir dari Bola.

Pendapatan F1 pada April hingga Juni 2026 tercatat 764 juta dolar AS, turun 38 persen dari 1,22 miliar dolar AS pada kuartal kedua 2025. Laba operasional menyusut dari 293 juta dolar AS menjadi 73 juta dolar AS. Adjusted OIBDA turun dari 361 juta dolar AS menjadi 139 juta dolar AS.

Penurunan ini terjadi karena berkurangnya jumlah balapan kuartal kedua musim 2026 menjadi lima seri, dari sembilan seri tahun lalu. Perubahan kalender seperti pemajuan Grand Prix Jepang ke Maret, pembatalan Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi, serta keluarnya Imola dari kalender menjadi faktor utama.

Jumlah balapan kuartal kedua turun 44 persen dan total seri enam bulan pertama 2026 menurun 27 persen dari 11 menjadi delapan balapan. Pendapatan motorsport kuartal kedua turun 38 persen dan semester pertama menurun 15 persen.

CEO Formula 1, Stefano Domenicali, memperkirakan keuangan F1 membaik pada paruh kedua musim dengan kembalinya Grand Prix Bahrain di Malaysia pada Oktober dan tujuh balapan kuartal ketiga, lebih banyak dibanding enam seri tahun lalu.

"Kami akan memiliki lebih banyak balapan sprint tahun depan. Saat kalender 2027 diumumkan nanti, kami akan memberi tahu berapa jumlahnya," ujar Domenicali, dikutip dari The Race.

Domenicali menegaskan sprint tidak akan digelar di semua seri karena harus tetap eksklusif secara komersial.

Penurunan jumlah balapan berdampak pada pembayaran dana ke tim. Kuartal kedua 2026, dana tim sebesar 316 juta dolar AS, turun dari 513 juta dolar AS tahun lalu. Enam bulan pertama 2026, tim menerima 500 juta dolar AS, lebih rendah dari 627 juta dolar AS tahun lalu.

Domenicali mengatakan penambahan grand prix belum opsi karena kalender penuh hingga 2028, sebagai gantinya menambah balapan sprint untuk tingkatkan pendapatan.

Selain sprint, Formula 1 membidik peningkatan pemasukan layanan premium. Paket hospitality Paddock Club musim ini habis terjual dan alokasi 2027 sudah dipastikan.

"Kami akan mencari peluang baru bagi pelanggan premium di luar layanan tersebut," ujar Domenicali.

Salah satu contohnya adalah Outlap, pengalaman makan malam mewah dengan harga lebih dari 10.000 euro per orang, pertama kali diperkenalkan di Grand Prix Belgia dan akan diperluas ke beberapa seri Eropa tahun depan.

Domenicali juga melihat peluang pertumbuhan lewat kerja sama lisensi baru dan perpanjangan kontrak yang berjalan.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed