Gempa Magnitudo 7 Guncang Nagekeo, NTT, 2 Orang Meninggal
Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur pada pagi hari pukul 04.58 WIB. Gempa ini menyebabkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka, dilansir dari Detikcom.
Menurut Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, kedua korban meninggal terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.
Informasi tersebut diperoleh berdasarkan laporan pendahuluan dari Kodim Sikka, yang menyatakan gempa berdampak di wilayah Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka. Tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri masih melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
BNPB bersama BPBD Kabupaten Sikka terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan korban serta memastikan kondisi masyarakat di sekitar wilayah terdampak gempa.
Di Kabupaten Nagekeo, gempa dirasakan sangat kuat selama sekitar satu menit, membuat banyak warga berhamburan keluar rumah. BPBD setempat melakukan koordinasi dan evakuasi terhadap masyarakat pesisir menyusul peringatan dini tsunami.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai Barat, dengan warga merasakan guncangan kuat dan melakukan evakuasi di kawasan pesisir.
Gempa juga dirasakan di Kota Bima, NTB, serta sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan seperti Kabupaten Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros, di mana masyarakat turut merasakan guncangan dan keluar rumah.
Gempa utama dengan pusat di laut pada kedalaman 15 kilometer sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, diikuti beberapa gempa susulan dengan magnitudo 6,2 dan 5,6. Gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami menurut informasi sementara.
BNPB masih melakukan pemutakhiran data dampak gempa meliputi korban jiwa, luka-luka, kerusakan bangunan, dan dampak lain dengan hasil verifikasi dari petugas di lapangan.
BNPB mengimbau masyarakat, terutama di wilayah pesisir, untuk tetap tenang serta mengikuti arahan resmi pemerintah daerah dan informasi BMKG. Masyarakat juga diminta menjauhi bangunan yang rusak atau retak karena berbahaya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow