Gubernur Jabar Beri Bantuan Biaya Kuliah dan Kos kepada Mahasiswa Baru Unpad

Smallest Font
Largest Font

Dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Stadion Jati Padjadjaran, Unpad Jatinangor, pada Senin (10/8/2026), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan bantuan biaya kuliah dan kos kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Salah satu mahasiswa baru, Dinara Alivi Kinesya, menolak bantuan biaya kos dari Gubernur dengan alasan sudah membayar Rp13 juta per tahun dan meminta bantuan dialihkan ke mahasiswa lain yang lebih membutuhkan, menurut dilansir dari Detikcom.

"(Kalau) mau dibantu juga, ini saya anak SMUP, Pak. Saya anak dari (jalur) mandiri. Maksudnya ya kalau Bapak emang mau bantuin, bantulah anak-anak yang memang perlu dibantu, Pak," ujar Dinara kepada Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi pun memuji sikap Dinara dan menyebutnya sebagai contoh mahasiswa yang hebat. Ia mengingatkan agar bantuan diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan.

Setelah itu, Dedi mempersilakan Dinara memanggil mahasiswa baru lain yang lebih membutuhkan bantuan. Beberapa mahasiswa dari berbagai daerah maju ke depan panggung.

Salah satu mahasiswa bernama Keisa dari Leles, Garut, bercerita tentang kondisi keluarganya yang sulit. Ia tinggal bersama saudara dengan dukungan terbatas dan ibunya yang bekerja di luar kota sebagai pelayan restoran.

Keisa mengaku membayar kos Rp550 ribu per bulan dengan uang yang tidak tetap dari ibunya. Ia ingin meningkatkan derajat dirinya dan ibunya.

"Aku tuh pengin ngebuktiin aja gitu ke saudara-saudaraku yang sudah zalim ke aku," ujar Keisa kepada Dedi Mulyadi.

Keisa juga menyebut uang bulanan yang diterima sekitar Rp550 ribu dikali 12 bulan, tapi masih harus berbagi untuk keperluan adiknya. Ia pun mengaku sering makan sekali sehari.

Menanggapi cerita Keisa, Dedi Mulyadi memberikan bantuan pembayaran kos selama dua tahun dan biaya kuliah selama lima semester dengan syarat bantuan berhenti jika Keisa memiliki pacar.

"Aku bantu. Dengan satu catatan begitu kamu punya pacar langsung berhenti bantuan. Aku bantu 5 semester.

Tapi begitu kamu punya pacar, bantuan aku berhenti. Sanggup gak?" tanya Dedi Mulyadi.

"Iya. iya, sanggup. Sanggup," jawab Keisa.

Bantuan serupa juga diberikan kepada mahasiswa dari Sukabumi, Lampung, dan Kuningan yang mengalami kesulitan biaya kos dan kuliah, dilansir dari Detikcom.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow