Harga Emas Dunia Meningkat Mendekati US$4.400 Per Ons Dipicu Perlambatan Ekonomi AS
Harga emas dunia bergerak mendekati level US$4.400 per ons seiring para pedagang mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve setelah perekonomian utama Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda melambat, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Data terbaru menunjukkan penurunan sentimen konsumen dan penjualan ritel di AS, yang meredakan kekhawatiran atas kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Namun, risiko pengetatan moneter tetap ada karena harga minyak naik setelah ancaman langkah ekonomi terhadap Iran.
Presiden Federal Reserve Bank of Chicago, Austan Goolsbee, menyambut baik penurunan inflasi baru-baru ini, tetapi ingin memastikan tren tersebut berlanjut agar inflasi kembali ke target 2% bank sentral.
"Saya menyambut baik penurunan inflasi baru-baru ini, tetapi ingin melihat tren yang sama berlanjut dalam beberapa bulan ke depan guna memastikan inflasi benar-benar kembali ke target 2% yang ditetapkan bank sentral," ujar Austan Goolsbee.
Indeks sentimen konsumen awal Agustus dari University of Michigan turun ke angka 51, di bawah perkiraan median 55 menurut survei Bloomberg. Penjualan ritel Juli mencatat penurunan terbesar selama lebih dari setahun.
Pemulihan harga emas yang melampaui ambang US$4.000 per ons didorong oleh minat investor yang meningkat dan pembelian oleh bank sentral, terutama dari China. Kenaikan harga sempat melewati rata-rata pergerakan 100 hari, namun kembali turun di bawah level tersebut.
Christopher Wong, ahli strategi di Oversea-Chinese Banking Corp., menilai kondisi makro lebih positif meski pasar kurang mendukung dan momentum teknikal mulai jenuh setelah pemulihan harga.
"Kondisi makro telah menjadi lebih positif, meskipun posisi pasar kurang mendukung dan momentum teknikal mulai terlihat agak jenuh setelah pemulihan harga baru-baru ini," ujar Christopher Wong.
"Risiko konsolidasi masih membayangi di sekitar tingkat harga saat ini."
Harga emas spot naik 0,6% menjadi US$4.374,24 per ons pada pukul 16.33 waktu New York. Harga perak naik 0,3% menjadi US$64,66 per ons, sedangkan platinum dan paladium juga mencatat kenaikan. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,2%.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow