IHSG dan Bursa Asia Melemah Menjelang Pidato Gubernur The Fed di Jackson Hole
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan berbagai bursa saham Asia mengalami penurunan pada perdagangan siang hari Senin (24/8/2026) di tengah antisipasi pidato Gubernur The Fed, Kevin Warsh, di simposium Jackson Hole yang akan menentukan arah kebijakan moneter AS, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Pada sesi kedua perdagangan hari itu, IHSG turun 0,57% ke posisi 6.488 dibandingkan penutupan akhir pekan sebelumnya. Bursa saham utama Asia lainnya juga melemah, seperti KOSPI Korea Selatan turun 3,12%, Hang Seng Hong Kong turun 2,02%, dan Shenzhen Composite China turun 1,67%.
Penurunan ini dipicu oleh kehati-hatian investor menjelang pidato perdana Warsh sebagai Gubernur The Fed. Pasar juga dipengaruhi oleh imbal hasil obligasi pemerintah AS yang masih tinggi, menambah ketidakpastian.
Analis Bloomberg Economics, Anna Wong, Eliza Winger, dan Troy Durie, menyatakan, "Warsh dihadapkan pada sebuah perlukah dirinya memanfaatkan kesempatan di jam tayang utama ini untuk meyakinkan pasar bahwa The Fed memiliki rencana untuk menekan inflasi—sesuatu yang tidak dilakukannya dengan baik dalam konferensi persnya setelah rapat FOMC Juli? Atau haruskah Warsh semakin intens dalam upayanya mengurangi panduan ke depan dan tidak memberikan sinyal apa pun mengenai faktor-faktor pendorong kebijakan moneter?"
Selain faktor kebijakan moneter, konflik di Timur Tengah yang menyebabkan penghentian lalu lintas Selat Hormuz juga memperparah inflasi global. Blokade AS membuat kapal-kapal yang membawa minyak dari Iran terjebak di Teluk Persia, sementara kapal kosong menunggu di luar wilayah tersebut.
Akibatnya, biaya pengiriman kargo meningkat ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, menambah tekanan inflasi global dan pasar keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow