Indonesia Terima Dana Rp1,8 Triliun dari GCF atas Pengurangan Emisi Hutan

Smallest Font
Largest Font

Indonesia menerima dukungan pendanaan Results-Based Payment (RBP) sebesar US$103,78 juta atau sekitar Rp1,8 triliun dari Green Climate Fund (GCF) sebagai penghargaan atas pengurangan emisi deforestasi dan degradasi hutan sebesar 20,25 juta ton CO2 ekuivalen pada periode 2014-2016, dilansir dari Detik Finance.

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Joko Tri Haryanto, menyatakan dana ini dikelola BPDLH dan disalurkan untuk mendukung kelestarian lingkungan. Penandatanganan perjanjian penyaluran dana RBP REDD+ GCF Output 2 untuk 10 provinsi dilakukan pada 12 Agustus 2026 di Jakarta.

Proyek RBP REDD+ GCF memiliki tiga output utama, dengan Output 1 dan 3 berjalan sejak 2021 dan berakhir 2025. Output 2 masih berlangsung hingga 2030 dengan pengampu utama Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Sejak Agustus 2023 sampai Juli 2026, BPDLH telah menyalurkan dana lebih dari Rp500 miliar untuk Output 2, membangun ekosistem kerja lintas sektor di 38 provinsi. Proyek ini mendukung lebih dari 2 juta hektare perluasan Perhutanan Sosial dan fasilitasi penetapan lebih dari 40 hutan adat.

Joko menambahkan proyek juga mendukung pembentukan Masyarakat Peduli Api, peningkatan kapasitas, sarana prasarana patroli, penguatan 150 Kesatuan Pengelolaan Hutan di 24 provinsi, serta rehabilitasi sekitar 3.000 hektare. Program ini menjangkau 1.266 desa dan 225 kabupaten.

Provinsi Lampung menjadi yang pertama menyelesaikan implementasi program. Tahun 2026, 10 proposal dari 10 provinsi sudah dinilai dan sedang dipersiapkan pelaksanaan program.

Hingga saat ini, 34 provinsi mengakses pendanaan dengan total komitmen Rp761 miliar, mencakup 94,8% dari total alokasi. "BPDLH diberi mandat untuk mengelola dana lingkungan hidup secara akuntabel, kredibel, dan transparan. Kami berharap pendanaan ini dapat mempercepat penurunan emisi, memperkuat pengelolaan hutan lestari sekaligus meningkatkan mata pencaharian masyarakat sekitar," ujar Joko Tri Haryanto.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow