Jose Mourinho Nilai Hasil Imbang Real Madrid Lawan Fiorentina Masih Wajar
Jose Mourinho menilai hasil imbang 2-2 antara Real Madrid dan Fiorentina dalam laga uji coba pramusim di Polandia bukan masalah besar. Pertandingan ini menjadi ajang awal Mourinho untuk menilai kesiapan skuadnya.
Real Madrid sempat unggul 2-0 lewat gol Endrick dan Alexis Ciria, namun Fiorentina berhasil menyamakan skor melalui Roberto Piccoli dan Moise Kean, seperti dilansir dari Bola.
Mourinho menjelaskan bahwa pada masa pramusim, ritme permainan dan kebugaran pemain belum optimal karena tim baru saja mulai berlatih bersama.
"Saya sangat senang dengan kerja keras yang ditunjukkan para pemain sejak hari pertama," ujar Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu menilai performa tim berubah sesuai kondisi fisik sepanjang pertandingan. "Dalam pertandingan ini, saya melihat Madrid dengan tiga wajah: saat masih bugar, mulai lelah, dan sangat kelelahan. Ketika masih bugar, kami bermain dengan sangat baik. Babak pertama berjalan dengan kualitas yang luar biasa."
Bagi Mourinho, babak pertama mencerminkan kualitas yang ingin dipertahankan seiring meningkatnya kebugaran fisik. Ia tidak menjadikan skor akhir sebagai satu-satunya ukuran, melainkan progres kolektif selama pertandingan.
Menurut Mourinho, pemain muda Real Madrid belum memiliki level kebugaran yang sama dengan lawan yang sudah lebih dulu menjalani pramusim. Hal tersebut terlihat saat intensitas pertandingan meningkat.
"Kemudian, kami melihat Moise Kean bermain di dalam kotak penalti bersama dua pemain berusia 18 tahun. Mereka tampil sangat baik dan pertandingan seperti ini menjadi bagian dari proses perkembangan mereka," tambah Mourinho.
"Namun, secara fisik mereka memang belum berada di level yang sama untuk bermain bersama pemain seperti Moise Kean, yang merupakan pemain luar biasa."
Mourinho menilai pengalaman melawan penyerang seperti Kean menjadi pelajaran berharga bagi pemain muda. Pertandingan uji coba ini juga dirancang untuk mempercepat perkembangan mereka.
Di fase akhir pertandingan saat stamina menurun, Mourinho melihat respons taktis yang diharapkan. Struktur tim tetap terjaga meski tekanan fisik meningkat.
"Aspek ketiga yang juga sangat saya sukai adalah ketika tim sudah sangat kelelahan. Dalam kondisi tersebut, kami tetap tahu bagaimana bermain sebagai sebuah tim, mengontrol pertandingan, dan kembali mengambil kendali permainan," pungkas Mourinho.
Pelatih tersebut menilai kemampuan menjaga kontrol saat kelelahan sebagai indikator penting kesiapan tim jelang agenda pramusim berikutnya. Fokus Real Madrid kini tertuju pada peningkatan kebugaran dan konsistensi permainan di laga-laga uji coba selanjutnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow