FIFA Batalkan Pembentukan FIFA Forward Enterprise Setelah Penolakan Konfederasi

Smallest Font
Largest Font

FIFA resmi membatalkan rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) pada 1 Agustus 2026 setelah mendapat penolakan keras dari berbagai konfederasi sepak bola utama dunia, dilansir dari Bola.

Proposal FFE yang diumumkan pada 28 Juli 2026 bertujuan mengkomersialkan kompetisi unggulan FIFA, namun menuai kontroversi dan ancaman boikot dari UEFA, CONCACAF, dan dukungan dari AFC.

UEFA, pada 30 Juli 2026, mengancam boikot Piala Dunia mendatang dan seluruh kompetisi FIFA lainnya. UEFA menyatakan, "Piala Dunia tidak dapat diperlakukan sebagai produk investasi" dan "Piala Dunia bukan untuk dijual." Pada hari yang sama, CONCACAF bersama 41 asosiasi anggotanya menolak proposal tersebut karena kurangnya transparansi dan tata kelola yang baik.

AFC juga menyatakan solidaritas dengan UEFA dan CONCACAF, menyampaikan "keprihatinan serius atas proposal FIFA" dan mempertanyakan proses pengambilan keputusan terkait FFE. Situasi ini menimbulkan keraguan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino.

FIFA Forward Enterprise diusulkan sebagai anak perusahaan yang mengelola hak komersial dan operasional turnamen besar FIFA, termasuk Piala Dunia pria dan wanita, serta Piala Dunia Antarklub FIFA. FIFA akan mempertahankan kendali mayoritas, dengan 20% saham dijual kepada investor swasta untuk menggalang pendanaan hingga $4,2 miliar. Thrive Eternal dari New York diidentifikasi sebagai investor utama.

Presiden FIFA Gianni Infantino menjanjikan insentif finansial berupa pendanaan dasar $10 juta untuk setiap asosiasi anggota selama empat tahun yang akan berlipat menjadi $20 juta jika FFE disetujui.

Menanggapi tekanan yang meningkat, Gianni Infantino mengumumkan pada 31 Juli 2026 bahwa proposal FFE tidak akan dilanjutkan, dan secara resmi membatalkannya pada 1 Agustus 2026.

Infantino mengatakan, "Proyek tersebut telah menciptakan perpecahan yang sifatnya, terlepas dari tingkat dukungan, tidak lagi demi kepentingan tujuan yang ditetapkan sejak awal." Ia menambahkan, "Tujuan kami selalu – dan akan selalu – untuk menyatukan dan meningkatkan. Akibatnya, proposal ini tidak akan dilanjutkan."

Kontroversi ini juga memicu pengunduran diri Carlos Cordeiro, penasihat senior Infantino dan mantan presiden Federasi Sepak Bola AS, yang menyebut rencana itu sebagai "kesepakatan buruk untuk sepak bola" dan menuduh FIFA "menggadaikan masa depan sepak bola tanpa pembenaran yang meyakinkan."

Setelah pencabutan proposal, Federasi Sepak Bola Meksiko menyatakan peninjauan inisiatif tersebut dianggap selesai.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow