Kapolri Dukung Indonesia Mandiri di Tengah Ketidakpastian Global

Smallest Font
Largest Font

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya kemandirian Indonesia di tengah situasi global yang tidak menentu akibat perang dan konflik internasional. Pernyataan itu disampaikannya pada apel pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Kapolri menjelaskan bahwa kondisi dunia saat ini dihadapkan pada tiga poros konflik utama, yaitu Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, Rusia melawan Ukraina, serta persaingan hegemoni antara Amerika Serikat dan China. Konflik ini berdampak luas, termasuk pada kondisi ekonomi dan fiskal Indonesia.

"Ini menjadi penting, saat ini kita sedang menghadapi situasi di mana kondisi global, saat ini kita tahu bersama, bahwa situasi dunia dihadapkan dengan situasi yang tidak menentu karena ada 3 poros. Baik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, Rusia melawan Ukraina, dan juga hegemoni antara Amerika dan China," ujar Kapolri Jenderal Sigit.

"Tentunya ini berdampak juga dalam kondisi pertumbuhan ekonomi, berdampak terhadap fiskal kita, berdampak terhadap lemahnya nilai rupiah, ini yang membuat kita menghadapi itu semua," tambahnya.

Kapolri menegaskan bahwa Indonesia harus mampu mandiri dan mendukung program pemerintah yang berfokus pada ketahanan pangan, energi, serta hilirisasi industri untuk membuka lapangan kerja.

"Kita harus mampu menghadapi di tengah situasi global, untuk bisa mandiri dengan melaksanakan apa yang menjadi program-program yang terkait dengan masalah bagaimana kita mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi dan terus membuka lapangan-pangan pekerja dengan program-program hilirisasi dan program lain dari pemerintah," tutur Jenderal Sigit.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kapolri mengajak Tapak Suci Putera Muhammadiyah untuk menularkan semangat disiplin, kerja keras, dan ketahanan kepada masyarakat luas.

"Saya yakin dengan semangat disiplin kerja keras dan keuletan yang dimiliki teman-teman pendekar Tapak Suci tentunya ini menjadi modal utama untuk kita bisa bertahan di tengah situasi global, dan tentunya semangat dari rekan-rekan ini bisa ditularkan, bisa diwariskan kepada seluruh masyarakat generasi yang ada bahwa kalau kita ulet, kalau kita disiplin, kalau kita mampu bertahan dalam setiap tekanan, maka insyaallah kita akan berhasil," kata Kapolri.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy, serta jajaran Forkopimda Jawa Tengah termasuk Gubernur Ahmad Luthfi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, dilansir dari Detikcom.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow