Kepercayaan Konsumen pada Perbankan Digital di Asia Tenggara Tetap Tinggi Meski Risiko Kebocoran Data

Smallest Font
Largest Font

Vero Indonesia dan Kadence International merilis survei pada Sabtu (1/8/2026) yang mengungkap tingkat kepercayaan konsumen terhadap layanan perbankan dan pembayaran digital di Asia Tenggara. Hasil survei menunjukkan layanan perbankan digital dan pembayaran digital meraih skor kepercayaan tertinggi dengan angka rata-rata 81,7, menurut laporan Suara. Survei melibatkan 3.000 responden dari enam negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura, mengukur kepercayaan pada 10 kategori teknologi seperti perbankan daring, keamanan siber, dan kecerdasan buatan generatif.

Strategist Vero Indonesia, Fuad Arrasyid, mengatakan, "Khususnya untuk Indonesia, terlihat jelas bahwa transparansi, rekam jejak yang teruji, dan penanganan insiden yang akuntabel sangat menentukan tingkat kepercayaan konsumen."

Fuad menambahkan komunikasi efektif menjadi jembatan penting antara inovasi teknologi dan kepercayaan publik agar harapan pada teknologi dapat terwujud secara berkelanjutan. Meski kepercayaan tinggi, survei mengungkap bahwa 42 persen responden Indonesia akan meninggalkan layanan perbankan digital jika terjadi kebocoran data, sementara 25 persen akan meninggalkan layanan pembayaran digital jika menghadapi insiden serupa.

Di Malaysia, angka ini juga tinggi dengan 40 persen siap meninggalkan perbankan digital dan 20 persen menghentikan layanan pembayaran digital setelah insiden keamanan. Responden Indonesia menempatkan penyalahgunaan data pribadi sebagai kekhawatiran terbesar (49,5 persen), dan 79 persen menganggap penipuan daring sebagai ancaman utama dalam aktivitas digital mereka.

Executive Account Director Vero Indonesia, Diah Andrini Dewi, menyatakan, "Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen semakin menilai perusahaan dari cara mereka merespons krisis, bukan semata dari kualitas produk atau layanan yang ditawarkan. Membangun kembali kepercayaan tidak cukup melalui pernyataan resmi, tetapi harus disertai transparansi, langkah perbaikan yang nyata, serta melibatkan pihak independen yang kredibel." Director Kadence International, Ashutosh Awasthi, menegaskan, "Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, mereka perlu membuat konsumen merasa cukup yakin untuk terus mengandalkan produk tersebut, bahkan ketika ekspektasi, risiko, atau alternatif lain berubah." Survei ini menegaskan bahwa kepercayaan konsumen menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara, dengan penguatan keamanan siber dan perlindungan data sebagai faktor penentu loyalitas nasabah, serta regulasi dan pengawasan yang efektif sebagai kunci stabilitas ekosistem ekonomi digital.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow