Kevin Sanjaya Tolak Putrinya Jadi Atlet Profesional Bulu Tangkis
Mantan atlet bulu tangkis Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, menyatakan tidak ingin putrinya, Avery Victoria, menjadi atlet profesional bulu tangkis. Pernyataan ini disampaikan Kevin di Jakarta pada Jumat, 5 Juni 2026, terkait beratnya tantangan di dunia atlet profesional.
Kevin yang pernah menjadi pemain nomor satu dunia dengan segudang prestasi, memilih tidak memproyeksikan sang putri mengikuti jejaknya di level tertinggi bulu tangkis. Ia menilai persaingan di dunia atlet profesional sangat ketat dan berisiko tinggi.
"Ya untuk jadi atlet profesional sih enggak ya," ujar Kevin Sanjaya dilansir dari Suara.
Sebagai mantan juara dunia dan pemenang All England 2018, Kevin memahami besar pengorbanan yang dibutuhkan untuk mencapai puncak prestasi. Ia menyebut peluang menjadi juara sangat kecil dibandingkan jumlah pesaing yang ada.
"Saya sudah melewati semua perjalanannya dan pastinya sangat tidak mudah. Dan apa ya, juara itu kan (persaingannya) dari ribuan orang, mungkin jutaan orang cuma ada satu (juara). Jadi ya risikonya terlalu lebih terlalu lebih besar," ujar Kevin.
Pengalaman panjang Kevin membuatnya menyadari bahwa jalan menuju kesuksesan di olahraga profesional sangat berat dan penuh ketidakpastian, sehingga ia tidak ingin memaksakan putrinya untuk menjalani hal serupa.
Meskipun tidak mengharapkan Avery menjadi atlet profesional, Kevin tetap memberikan kebebasan kepada sang putri untuk mengenal dan bermain bulu tangkis sebagai hobi. Ia menilai kebahagiaan dan kenyamanan putrinya jauh lebih penting daripada ambisi karier olahraga.
Latar belakang Kevin yang kini berfokus sebagai pebisnis usai pensiun dari dunia bulu tangkis turut mempengaruhi pandangannya terhadap pilihan karier yang lebih stabil.
Selama kariernya, Kevin Sanjaya sukses mengumpulkan 10 gelar BWF Super Series dan empat gelar Grand Prix sebagai salah satu mesin prestasi Indonesia di cabang bulu tangkis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow